Arti Kata "tanai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tanai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tanai

ta·nai v tatang; tating: hamba junjung bagai matahari, hamba -- bagai mahkota;
me·na·nai v menatang; menating

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tanai"

📝 Contoh Penggunaan kata "tanai" dalam Kalimat

1.Pemimpin negara dijadikan hamba rakyat, dihormati seperti matahari dan mahkota.
2.Dalam tradisi Jawa, raja digambarkan sebagai hamba yang dihormati seperti matahari dan mahkota.
3.Sebagai hamba, dia harus mencontoh kepemimpinan yang bijaksana seperti para raja.
4.Dia dianggap sebagai hamba yang setia dan dapat diandalkan, seperti mahkota di atas kepala raja.
5.Pada masa lalu, para hamba dijadikan sebagai tandingan yang berani dan gagah, seperti para pahlawan raja.

📚 Artikel terkait kata "tanai"

Mengenal Kata 'tanai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tanai" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tanai" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang dihormati dan dihargai atas jasanya. Sebagai contoh, seorang pemimpin yang bijaksana dan adil bisa dikatakan tanai oleh rakyatnya. Makna ini juga dapat diterapkan pada seseorang yang memiliki pengaruh besar dalam masyarakat. Dalam sejarah, kata tanai sering digunakan untuk menggambarkan seorang raja atau pemimpin yang dihormati oleh rakyatnya. Contohnya, seorang raja yang bijaksana dan adil bisa dikatakan tanai oleh rakyatnya, karena ia telah membawa keamanan dan kebahagiaan kepada rakyatnya. Selain itu, kata tanai juga dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki pengaruh besar dalam masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata tanai masih digunakan untuk menggambarkan seseorang yang dihormati dan dihargai. Misalnya, seorang guru yang sangat dihormati oleh murid-muridnya bisa dikatakan tanai oleh mereka, karena ia telah membantu mereka memahami dan menghayati ilmu pengetahuan. Selain itu, kata tanai juga dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki pengaruh besar dalam masyarakat, seperti seorang tokoh masyarakat yang telah membantu banyak orang. Dalam budaya Indonesia modern, kata tanai masih memiliki makna yang kuat. Misalnya, seorang pemimpin yang bijaksana dan adil bisa dikatakan tanai oleh rakyatnya, karena ia telah membawa keamanan dan kebahagiaan kepada rakyatnya. Selain itu, kata tanai juga dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki pengaruh besar dalam masyarakat, seperti seorang tokoh masyarakat yang telah membantu banyak orang.