Arti Kata "tajali" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tajali" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tajali

ta·ja·li Ar v 1 tersingkap atau terbuka (selubung, tudungnya); nyata dan terang (tt sesuatu yg gaib); 2 wahyu (kebenaran yg diperlihatkan Allah)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tajali"

📝 Contoh Penggunaan kata "tajali" dalam Kalimat

1.Pada hari itu, matahari menyinari langit dan membuat dunia terlihat tajali.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, kebenaran seringkali muncul secara tajali dan mengubah pandangan kita.
3.Pujangga tersebut menulis syair yang mengungkapkan keindahan alam dan membuat kita merasakan keajaiban yang tajali.
4.Dalam agama, wahyu dianggap sebagai rahmat yang tajali kepada umat manusia.
5.Ketika saya membaca puisi tersebut, saya merasakan keindahan bahasa yang tajali dan penuh dengan makna yang dalam.

📚 Artikel terkait kata "tajali"

Mengenal Kata 'tajali' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tajali" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tajali" memiliki makna yang sangat mendalam dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini mengacu pada keadaan tersingkap atau terbuka, seperti selubung atau tudung yang terlepas. Namun, dalam konteks spiritual, kata tajali memiliki makna yang lebih dalam lagi, yakni wahyu atau kebenaran yang diperlihatkan Allah. Dalam sejarah, kata ini memiliki hubungan erat dengan ajaran agama Islam dan pengalaman spiritual para nabi dan wali. Tajali bukan hanya fenomena spiritual, tetapi juga dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, saat kita mengalami momen tajali, kita dapat merasakan ketenangan dan keheningan. "Dalam kehidupan sehari-hari, saya merasakan tajali saat saya berada di alam terbuka, seperti saat berjalan di hutan atau menatap langit biru," kata seorang pecinta alam. "Saya merasa tersingkap dari segala kekhawatiran dan kesibukan." Kata "tajali" juga dapat dijumpai dalam kalimat yang lebih kompleks. Misalnya, "Saya merasa mendapatkan tajali dari Allah saat saya menghadapi kesulitan." Dalam konteks ini, tajali bukan hanya keadaan tersingkap, tetapi juga wahyu atau kebenaran yang diperlihatkan Allah. "Saya merasa bahwa saya dapat menghadapi kesulitan-kesulitan dengan lebih percaya diri dan yakin setelah saya merasakan tajali dari Allah." Dalam budaya Indonesia modern, kata tajali memiliki makna yang sangat mendalam. Banyak orang yang mencari tajali sebagai sumber inspirasi dan motivasi dalam kehidupan mereka. "Saya mencari tajali dalam kehidupan saya sebagai sumber kesabaran dan kekuatan untuk menghadapi kesulitan-kesulitan," kata seorang pecinta puisi. "Saya merasa bahwa tajali dapat membantu saya menjadi lebih dewasa dan bijak."