Arti Kata "swak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "swak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

swak

swak a cak sowak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "swak"

📝 Contoh Penggunaan kata "swak" dalam Kalimat

1.Pengadilan memutuskan bahwa kasus tersebut harus diputus secara swak oleh hakim yang lain.
2.Dalam upacara pernikahan, pihak keluarga sering menyampaikan sambutan secara swak untuk memuji pasangan pengantin.
3.Karena kebiasaan hidup sehari-hari, masyarakat biasanya tidak mengalami kesulitan dalam berkomunikasi secara swak.
4.Dalam proses belajar, siswa harus dilatih untuk berbicara secara swak dengan teman-temannya.
5.Pemerintah mengatur kebijakan untuk mengurangi penggunaan bahasa asing dan memaksimalkan komunikasi secara swak di kalangan rakyat.

📚 Artikel terkait kata "swak"

Mengenal Kata 'swak' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Swak: Makna dan Konteks dalam Bahasa Indonesia

Kata swak seringkali dikaitkan dengan istilah "swak a cak sowak" yang berarti "sama dengan" atau "serupa". Namun, makna dan konteksnya lebih luas daripada itu. Dalam bahasa Indonesia, swak juga bisa digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang mirip atau setara dengan yang lainnya. Ini terkait dengan asal kata swak yang berasal dari bahasa Sanskerta, yang mengandung makna "sama" atau "serupa". Dalam konteks sejarah, kata swak telah digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam filsafat dan ilmu pengetahuan. Misalnya, dalam filsafat, swak digunakan untuk menggambarkan prinsip kesetaraan atau keadilan. Dalam ilmu pengetahuan, swak digunakan untuk menggambarkan fenomena atau proses yang mirip atau setara dengan yang lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata swak juga digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, saat kita ingin menggambarkan dua hal yang mirip atau setara, kita bisa menggunakan kata swak. Contohnya, "kucing swak dengan anjing" berarti kucing dan anjing memiliki sifat atau karakter yang mirip. Atau, "uang swak dengan emas" berarti uang dan emas memiliki nilai yang setara. Dalam budaya Indonesia modern, kata swak juga memiliki nilai yang penting. Misalnya, dalam konteks kesetaraan gender, kata swak digunakan untuk menggambarkan kesetaraan hak dan kewajiban antara laki-laki dan perempuan. Dalam konteks keuangan, kata swak digunakan untuk menggambarkan kesetaraan nilai antara mata uang nasional dan mata uang asing. Dengan demikian, kata swak memiliki makna yang luas dan kompleks, tidak hanya terkait dengan kesetaraan atau keadilan, tetapi juga dengan kesamaan atau keserupaan antara dua hal.