Arti Kata "sumbar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sumbar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sumbar

sum·bar, ber·sum·bar v cak bercakap besar; menyombong; menantang: ia tertawa seraya - dan mengatakan, “Jangankan kamu, ayahmu sekali pun aku tidak takut”;
me·nyum·bar v cak bersumbar;
se·sum·bar Jk v bersumbar: engkau jangan - di sini, nanti gua hajar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sumbar"

📝 Contoh Penggunaan kata "sumbar" dalam Kalimat

1.Guru tidak sabar untuk melihat murid-muridnya menjadi pemimpin yang tidak pernah sumbar.
2.Pada hari itu, dia merasa sangat sumbar setelah menangkap ikan besar di laut.
3.Saya tidak suka berteman dengan orang yang selalu sumbar dan sombong.
4.Dia dituduh sumbar karena mengatakan bahwa dirinya akan menjadi presiden masa depan.
5.Dalam konteks budaya, kita harus menghormati orang lain dan tidak sumbar terhadap keberhasilan orang lain.

📚 Artikel terkait kata "sumbar"

Mengenal Kata 'sumbar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sumbar" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sumbar" seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang menunjukkan sifat sombong, menantang, atau menyombong. Dalam konteks sejarah, kata ini memiliki makna yang sama, tetapi digunakan dalam konteks yang berbeda. Pada masa lalu, kata "sumbar" digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang ingin menunjukkan kekuasaan atau kebanggaan. Dalam konteks sosial, kata ini seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang ingin menunjukkan kemampuan atau keahlian mereka.

Penggunaan Kata "sumbar" dalam Kalimat

Kata "sumbar" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan perilaku seseorang. Contohnya adalah: "Ia tertawa seraya - dan mengatakan, 'Jangankan kamu, ayahmu sekali pun aku tidak takut'"; ini adalah contoh kalimat yang menggunakan kata "sumbar" untuk menggambarkan perilaku seseorang yang sombong. Contoh lain adalah: "Engkau jangan di sini, nanti gua hajar"; ini adalah contoh kalimat yang menggunakan kata "sumbar" untuk menggambarkan perilaku seseorang yang menantang.

Relevansi Kata "sumbar" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "sumbar" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Pada masa kini, kata ini seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang ingin menunjukkan kekuasaan atau kebanggaan. Dalam konteks budaya, kata ini seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang ingin menunjukkan kemampuan atau keahlian mereka. Dalam konteks sosial, kata ini seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang ingin menunjukkan kemampuan atau keahlian mereka dalam berbagai bidang.