Arti Kata "stereometri" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "stereometri" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

stereometri

ste·re·o·me·tri /stéréométri/ n pengukuran bagian geometri yg berkenaan dng sifat bentuk dl ruang; ilmu ukur ruang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "stereometri"

📝 Contoh Penggunaan kata "stereometri" dalam Kalimat

1.Dosen matematika menuliskan teori stereometri yang rumit di papan tulis.
2.Mahasiswa merasa kesulitan memahami konsep stereometri dalam kuliah matematika.
3.Seorang arsitek menggunakan stereometri untuk merancang bangunan yang indah dan efisien.
4.Siswa SD diajarkan tentang stereometri dasar dalam pelajaran matematika.
5.Pengembang permainan video menggunakan stereometri untuk membuat grafis 3D yang realistis.

📚 Artikel terkait kata "stereometri"

Mengenal Kata 'stereometri' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Stereometri" - Ilmu Pengukuran Ruang yang Menarik

Stereometri adalah kata yang mungkin tidak asing lagi bagi para ilmuwan dan mahasiswa teknik, tetapi bagi masyarakat umum, kata ini mungkin masih belum familiar. Dalam bahasa Indonesia, stereometri didefinisikan sebagai pengukuran bagian geometri yang berkenaan dengan sifat bentuk di ruang, serta ilmu ukur ruang. Istilah ini berasal dari kata "stereos" yang berarti "dalam ruang" dan "metri" yang berarti "pengukuran". Dalam sejarah, stereometri berkembang dari kebutuhan manusia untuk memahami dan mengukur bentuk-bentuk ruang yang kompleks. Dengan menggunakan konsep stereometri, para ilmuwan dapat menghitung volume dan luas permukaan dari berbagai jenis bentuk, seperti balok, limas, dan bola. Penerapan stereometri juga dapat ditemukan dalam bidang arsitektur, desain interior, dan teknik sipil. Stereometri memang memiliki aplikasi yang luas dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika Anda sedang membeli sebuah mebel, Anda mungkin ingin mengetahui apakah mesin cetakannya dapat memproduksi mebel dengan ukuran yang tepat. Dalam hal ini, stereometri dapat membantu Anda menghitung volume dan luas permukaan dari mebel tersebut. Selain itu, stereometri juga digunakan dalam bidang geologi untuk menghitung volume dan luas permukaan dari formasi geologi. Dalam konteks budaya Indonesia modern, stereometri juga dapat digunakan dalam desain arsitektur dan interior untuk menciptakan ruang yang efektif dan efisien. Dengan demikian, stereometri bukan hanya sebuah konsep matematika yang rumit, tetapi juga memiliki aplikasi yang luas dalam berbagai bidang kehidupan.