Arti Kata "sori" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sori" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sori

so·ri p cak maaf

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sori"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "sori" dalam Kalimat

1.Saya menyampaikan sori pada ibu karena tidak sengaja menghancurkan buku favoritnya.
2.Saya mohon sori, Pak, karena saya tidak sengaja mengambil tempatmu di kereta.
3.Pak Kurniawan meminta sori karena tidak dapat hadir dalam acara pernikahan anaknya.
4.Dia berbicara dengan nada sori, menyampaikan kabar buruk tentang kematian ayahnya.
5.Guru mengajak siswa untuk berbicara dengan sopan dan tidak menggunakan kata-kata kasar, tetapi juga tidak perlu berbicara dengan nada sori yang berlebihan.

πŸ“š Artikel terkait kata "sori"

Mengenal Kata 'sori' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sori" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sori" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, artinya adalah "soΒ·ri p cak maaf", atau dalam konteks yang lebih sederhana, berarti "maaf" atau "saya minta maaf". Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan telah menjadi bagian integral dari budaya Indonesia. Dalam konteks historis, kata "sori" dipengaruhi oleh bahasa Belanda, yaitu "sorry", yang berarti juga "maaf". Namun, kata ini telah dipadukan dengan bahasa Indonesia sehingga memiliki makna yang lebih kompleks. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sori" digunakan untuk mengungkapkan rasa penyesalan atau permintaan maaf atas kesalahan atau kejadian yang tidak diinginkan. Contoh-contoh penggunaan kata "sori" dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: "Sori, saya tidak sengaja menghancurkan benda milikmu", "Sori, saya tidak bisa datang ke acara hari ini karena alasan darurat", atau "Sori, saya tidak tahu bahwa itu adalah benda yang berharga". Dalam setiap contoh, kata "sori" digunakan untuk menunjukkan rasa penyesalan atau permintaan maaf yang tulus. Kata "sori" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini digunakan untuk mengungkapkan rasa penyesalan atau permintaan maaf yang tulus. Selain itu, kata "sori" juga digunakan sebagai cara untuk menunjukkan rasa hormat dan penghargaan terhadap orang lain. Dengan demikian, kata "sori" menjadi bagian integral dari komunikasi interpersonal di Indonesia.