Arti Kata "sinis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sinis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sinis

si·nis a 1 bersifat mengejek atau memandang rendah: ia tersenyum -- melihat orang itu; 2 tidak melihat suatu kebaikan apa pun dan meragukan sifat baik yg ada pd sesuatu: dia sangat -- melihat perkembangan politik dewasa ini;
ke·si·nis·an n perihal sinis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sinis"

📝 Contoh Penggunaan kata "sinis" dalam Kalimat

1.Pemimpin partai oposisi tersenyum sinis ketika mendengar rencana pemerintah.
2.Dalam kesempatan pertama, ia menunjukkan sisi sinisnya dengan mengkritik kebijakan pemerintah.
3.Dengan nada sinis, dia mengatakan bahwa proyek itu tidak akan pernah selesai.
4.Saya tidak bisa menelan kebohongan itu, dan saya merasa sinis ketika mendengarnya.
5.Dalam karya sastranya, penulis menggunakan nada sinis untuk mengkritik masyarakat yang sombong.

📚 Artikel terkait kata "sinis"

Mengenal Kata 'sinis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Makna "Sinis": Tanda Perhatian yang Rendah

Kata "sinis" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan seseorang yang mengejek atau memandang rendah. Namun, makna ini ternyata memiliki latar belakang yang lebih dalam dalam sejarah bahasa Indonesia. Pada awalnya, kata "sinis" digunakan untuk menggambarkan sifat atau perilaku yang tidak melihat suatu kebaikan apa pun dan meragukan sifat baik yang ada pada sesuatu. Dalam konteks sosial, kata "sinis" sering digunakan untuk menggambarkan pandangan orang yang skeptis atau tidak percaya sama sekali terhadap sesuatu. Mereka cenderung melihat keburukan atau kelemahan dalam segala hal, bahkan dalam hal yang sebenarnya baik. Hal ini dapat membuat mereka terlihat tidak peduli atau tidak peduli dengan kebutuhan orang lain. Beberapa contoh penggunaan kata "sinis" dalam kalimat yang alami adalah: - "Ia tersenyum melihat orang itu, menunjukkan sifat **sinis**nya yang tak tersembunyi." - "Dia sangat **sinis** melihat perkembangan politik dewasa ini, tidak percaya sama sekali dengan kebijakan pemerintah." - "Keputusan tersebut tampaknya diambil dengan **sinis**, mengingat keterbatasan sumber daya yang dimiliki." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sinis" dapat memiliki dampak yang signifikan. Orang yang dianggap **sinis** dapat menimbulkan perasaan tidak aman atau tidak percaya di kalangan orang lain. Mereka mungkin dianggap tidak dapat dipercaya atau tidak peduli dengan kebutuhan orang lain. Dalam budaya Indonesia modern, kata "sinis" dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak percaya sama sekali terhadap kebaikan atau kesabaran orang lain.

Kata yang Mirip

sinisme