Arti Kata "silok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "silok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

silok

si·lok Mk v belum terbuka atau belum awas benar (tt mata, spt baru saja bangun tidur)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "silok"

📝 Contoh Penggunaan kata "silok" dalam Kalimat

1.Selama penerbangan, penumpang harus tetap si·lok untuk menyesuaikan tekanan udara.
2.Dia baru saja bangun tidur dan masih si·lok, sehingga tidak memperhatikan suara telepon.
3.Di kelas, siswa harus tetap si·lok dan tidak berbicara saat guru mengajar.
4.Ibu harus tetap si·lok dan menonton anaknya saat bermain di luar.
5.Dalam film, tokoh utama baru terbangun dari tidurnya dan masih si·lok, sehingga tidak menyadari situasi sekitarnya.

📚 Artikel terkait kata "silok"

Mengenal Kata 'silok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "silok" - Inspirasi dari Kelemahan Awal

Kata "silok" seringkali digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan keadaan seseorang yang belum terbuka atau belum sadar benar terutama dalam konteks mata yang masih lelah atau belum terbiasa dengan cahaya. Hal ini dapat terjadi ketika seseorang baru saja bangun tidur dan mata masih belum terbiasa dengan lingkungan sekitar. Istilah ini memiliki makna yang sederhana namun relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Penggunaan Kata "silok" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali mendengar orang menggambarkan dirinya sebagai masih "silok" setelah bangun tidur. Misalnya, "Saya masih silok setelah bangun pagi, belum terbiasa dengan cahaya matahari." Atau, "Dia masih silok ketika melihat-lihat sekitar, belum terbiasa dengan lingkungan baru." Kata "silok" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih umum, seperti "Dia masih silok dengan masalah yang dihadapinya, belum menemukan jalan keluarnya."

Relevansi Kata "silok" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "silok" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks menghadapi kelemahan awal. Ketika kita menghadapi suatu tantangan atau masalah, kita seringkali merasa "silok" dan tidak tahu bagaimana menyelesaikannya. Namun, dengan waktu dan pengalaman, kita dapat mengatasi kelemahan awal tersebut dan menjadi lebih kuat dan siap menghadapi tantangan-tantangan lainnya. Dengan demikian, kata "silok" dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk menghadapi kelemahan awal dan menjadi lebih baik.