Arti Kata "siah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "siah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

siah

1si·ah a, -- layah 1 tergoyang-goyang ke kanan dan ke kiri (spt daun lalang tertiup angin); 2 ki terhuyung-huyung ke kanan dan ke kiri (spt orang mabuk, anak yg baru berjalan)

2si·ah v, ber·si·ah v 1 menghindar ke sisi (ke tepi); menepi (krn ada kendaraan lalu dsb); menyisi; 2 berlari cepat-cepat dan tidak keruan arahnya: waktu berpapasan jalan denganku, dia - seolah-olah takut terkena najis;
me·nyi·ah v mengelakkan (menggeserkan, menolakkan) ke sisi: - kelambu; - rambut;
me·nyi·ah·kan v menyiah;
ter·si·ah v terhindar (dr); tersisihkan; luput (dr)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "siah"

📝 Contoh Penggunaan kata "siah" dalam Kalimat

1.Sahabatku terhuyung-huyung ke kanan dan ke kiri saat melihat seekor burung hantu melayang di atasnya.
2.Dia berlari cepat-cepat dan tidak keruan arahnya saat berpapasan jalan denganku, seperti takut terkena najis.
3.Anak kecil itu tergoyang-goyang ke kanan dan ke kiri saat berjalan sepoi-sepoi di atas halaman rumah.
4.Sang ibu berlari cepat-cepat dan menyisihkan diri dari kerumunan orang yang sedang berbicara.
5.Kami harus menghindar ke sisi jalan karena ada kendaraan bermotor yang melaju dengan cepat.

📚 Artikel terkait kata "siah"

Mengenal Kata 'siah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "siah" dalam Bahasa Indonesia

Kata "siah" memiliki arti yang unik dan beragam dalam bahasa Indonesia. Kata ini pertama kali digunakan pada abad ke-19 sebagai kata yang berasal dari bahasa Belanda, yaitu "zwaaien", yang berarti "menjadi terhuyung-huyung" atau "tergoyang-goyang". Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan gerakan yang tidak stabil atau tidak mantap. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "siah" sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak stabil atau tidak terkontrol. Misalnya, "Dia berjalan siah-siah seperti anak kecil yang masih belajar berjalan." Atau, "Kendaraan itu siah-siah seperti akan terguling ke samping."

Contoh Penggunaan Kata "siah" dalam Kalimat

- Ketika berpapasan jalan dengan seseorang, dia berlari siah-siah seperti takut terkena najis. - Mobil itu siah-siah seperti akan terguling ke samping karena jalan yang licin. - Dia bermain dengan anak kecil yang masih belajar berjalan, siah-siah seperti tidak mantap.

Relevansi Kata "siah" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "siah" memang memiliki makna yang unik, tetapi dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sangat relevan dengan situasi yang tidak stabil atau tidak terkontrol. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak mantap atau tidak terjamin. Misalnya, "Saya sangat takut ketika melihat kendaraan itu siah-siah seperti akan terguling ke samping." Atau, "Dia sangat berhati-hati ketika berjalan di atas jalan yang licin, agar tidak siah-siah seperti akan terjatuh." Dalam kesimpulan, kata "siah" memiliki arti yang unik dan beragam dalam bahasa Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sangat relevan dengan situasi yang tidak stabil atau tidak terkontrol.