Arti Kata "serebrum" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "serebrum" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

serebrum

se·reb·rum /sérébrum/ n otak yg mengisi rongga tengkorak bagian atas; otak besar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "serebrum"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "serebrum" dalam Kalimat

1.Otak manusia memiliki serebrum yang sangat kompleks dan berfungsi sebagai pusat pikiran.
2.Ilmu pengetahuan neurologi telah berhasil mempelajari struktur dan fungsinya serebrum manusia.
3.Kerusakan serebrum akibat trauma atau penyakit dapat menyebabkan gangguan keseimbangan dan koordinasi.
4.Pendidikan tentang anatominya otak, termasuk serebrum, sangat penting dalam ilmu biologi.
5.serebrum manusia yang terdiri dari dua belahan, kiri dan kanan, memiliki peran yang sangat penting dalam berpikir.

πŸ“š Artikel terkait kata "serebrum"

Mengenal Kata 'serebrum' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Serebrum" - Fungsi Otak Besar dalam Kehidupan

Serebrum, otak besar yang mengisi rongga tengkorak bagian atas, merupakan salah satu struktur otak yang paling kompleks dan penting dalam tubuh manusia. Dalam konteks historis, konsep serebrum telah berkembang sejak zaman kuno, ketika orang-orang percaya bahwa otak merupakan tempat di mana pikiran dan kesadaran dihasilkan. Secara umum, kata serebrum digunakan untuk menggambarkan otak yang berfungsi sebagai pusat pengendalian dan pengaturan semua aktivitas fisiologis dan psikologis manusia. Serebrum memiliki peran penting dalam pengendalian berbagai fungsi tubuh, seperti penglihatan, pendengaran, perasaan, dan bahkan emosi. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata serebrum dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, "Setelah mengalami cedera kepala, dia harus menjalani pemeriksaan serebrum untuk memastikan tidak ada kerusakan pada otaknya." Atau, "Penelitian mengungkapkan bahwa olahraga intensif dapat meningkatkan kesehatan serebrum dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer." Dalam budaya Indonesia modern, serebrum juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, "Saya harus fokus dan meningkatkan kinerja serebrum saya jika ingin mencapai target karir saya." Dalam konteks pendidikan, "Sistem pendidikan yang efektif dapat meningkatkan kesehatan serebrum anak-anak dan membantu mereka tumbuh menjadi individu yang lebih cerdas dan berpengetahuan." Dengan demikian, serebrum tetap menjadi subjek yang menarik dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.