Arti Kata "senoyong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "senoyong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

senoyong

se·no·yong a, ber·se·no·yong a terhuyung-huyung spt akan jatuh; sempoyongan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "senoyong"

📝 Contoh Penggunaan kata "senoyong" dalam Kalimat

1.Ketika melihatnya, bayi itu terlihat senoyong dan tidak bisa berjalan sendiri.
2.Karena kesalahan dalam perhitungan, pesawat itu terbang dengan sempoyongan dan nyaris jatuh.
3.Pada saat itu, banyak orang yang terlihat senoyong dan tidak tahu cara menghadapi bencana.
4.Para ilmuwan telah berhasil mengembangkan teknologi yang dapat membantu mengatasi senoyong pada orang-orang yang menderita penyakit Parkinson.
5.Setelah mengalami kecelakaan, mobil itu terlihat sempoyongan dan tidak bisa berjalan secara stabil.

📚 Artikel terkait kata "senoyong"

Mengenal Kata 'senoyong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "senoyong" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "senoyong" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), senoyong memiliki arti "terhuyung-huyung spt akan jatuh; sempoyongan". Ini berarti bahwa kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sedang mengalami kesulitan atau kebingungan. Dalam konteks sejarah dan budaya, kata senoyong sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang sedang menghadapi tantangan atau kesulitan. Misalnya, ketika seseorang sedang menghadapi persaingan yang ketat, mereka mungkin akan mengalami senoyong karena kesulitan dalam menghadapi tantangan tersebut.

Contoh Penggunaan Kata senoyong dalam Kalimat yang Alami

Berikut beberapa contoh penggunaan kata senoyong dalam kalimat yang alami: * Ia merasa senoyong ketika menghadapi tes yang sangat sulit. * Setelah kehilangan pekerjaannya, dia merasa senoyong dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. * Ketika menghadapi musim hujan yang sangat berat, jalan-jalan di kota menjadi senoyong.

Relevansi Kata senoyong dalam Kehidupan Sehari-hari atau Budaya Indonesia Modern

Kata senoyong masih relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam era digital, seseorang dapat mengalami senoyong ketika menghadapi perubahan yang cepat atau kesulitan dalam menghadapi teknologi. Misalnya, ketika seseorang baru saja membeli smartphone baru, mereka mungkin akan mengalami senoyong karena kesulitan dalam mengoperasikan perangkat tersebut.