Arti Kata "semitisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "semitisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

semitisme

se·mit·is·me /sémitisme/ n politik yg cenderung menguntungkan orang Yahudi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "semitisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "semitisme" dalam Kalimat

1.Para ahli politik berpendapat bahwa pemerintah baru mengandung unsur semitisme dalam kebijakan ekonominya.
2.Dalam buku sejarah, penulis membahas tentang asal-usul semitisme yang berkembang di Timur Tengah.
3.Dengan mengacu pada teori semitisme, mereka berusaha menjelaskan fenomena kekuasaan orang Yahudi di negara tertentu.
4.Para aktivis anti-fasisme menolak pandangan semitisme yang cenderung menghakimi suatu kelompok etnis tertentu.
5.Dalam seminar internasional, para peneliti membandingkan dampak sosial dari semitisme dengan rasisme lainnya.

📚 Artikel terkait kata "semitisme"

Mengenal Kata 'semitisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "semitisme" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Historis

Kata "semitisme" memiliki makna yang spesifik dalam konteks politik dan sosial. Dalam arti resmi, kata ini digunakan untuk menggambarkan pandangan atau perilaku yang cenderung menguntungkan orang Yahudi. Istilah ini berakar dari kata "Semi" yang merujuk pada bangsa Semitik, suku bangsa yang berasal dari Timur Tengah. Historisnya, kata semitisme telah dikaitkan dengan gerakan antisemitisme yang meluas pada abad ke-19 dan ke-20.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Kata "semitisme" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, kita dapat melihat bagaimana semitisme digunakan dalam kalimat berikut: "Pernyataan politik yang cenderung menguntungkan orang Yahudi dianggap sebagai contoh semitisme." Dalam kalimat ini, kata "semitisme" menjelaskan bahwa pandangan atau tindakan tersebut memiliki unsur yang cenderung menguntungkan orang Yahudi. Contoh lain adalah: "Gerakan yang menyerukan perlindungan hak-hak Yahudi dianggap memiliki nuansa semitisme." Dalam contoh ini, kata "semitisme" digunakan untuk menggambarkan nuansa yang cenderung mendukung atau menguntungkan orang Yahudi.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Meskipun istilah "semitisme" memiliki makna yang spesifik, namun relevansinya masih dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks modern, kata semitisme dapat digunakan untuk menggambarkan pandangan atau tindakan yang cenderung menguntungkan atau mendukung suatu kelompok tertentu. Dalam konteks Indonesia, istilah semitisme dapat digunakan untuk menggambarkan perbedaan pandangan atau tindakan yang cenderung mendukung suatu kelompok agama atau suku tertentu. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks yang tepat untuk menggunakan kata semitisme dalam berbagai konteks.