Arti Kata "sema-sema" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sema-sema" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sema-sema

se·ma-se·ma lihat sema

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sema-sema"

📝 Contoh Penggunaan kata "sema-sema" dalam Kalimat

1.sema-sema menyeramkan suasana di rumah ketika malam tiba.
2.Pengawal kerajaan meminta raja untuk menghadiri acara sema-sema yang diadakan di istana.
3.Sama sekali tak mau melihat sema-sema di film horor itu, aku menutup mata.
4.sema-sema di pasar malam itu penuh dengan kerumunan orang yang ingin berbelanja.
5.Pada saat sema-sema, kebanyakan orang akan menghindari perjalanan yang membutuhkan waktu lama.

📚 Artikel terkait kata "sema-sema"

Mengenal Kata 'sema-sema' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sema-Sema" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sema-sema" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan suasana hati yang riang gembira atau penuh semangat. Dalam konteks historis, kata ini berasal dari bahasa Jawa dan memiliki makna yang sama dengan "semangat" atau "gembira". Selain itu, kata ini juga sering digunakan dalam konteks budaya dan kehidupan sehari-hari, seperti dalam acara perayaan atau festival.

Arti dan Contoh Penggunaan

Kata "sema-sema" dapat digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan suasana hati yang positif. Misalnya: "Saya merasa sema-sema ketika mendengar berita baik tentang keluarga saya." atau "Kami merayakan hari ulang tahun teman saya dengan sema-sema dan gembira." Contoh lainnya adalah: "Saya merasa sema-sema ketika melihat pemandangan matahari terbit di pagi hari."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "sema-sema" memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Dalam konteks budaya, kata ini sering digunakan dalam acara perayaan dan festival, seperti Idul Fitri atau Lebaran. Selain itu, kata ini juga sering digunakan dalam konteks kegiatan olahraga atau hiburan, seperti dalam acara lomba atau konser. Dengan demikian, kata "sema-sema" menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan dalam berbagai konteks dan budaya.