Arti Kata "seloyongan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "seloyongan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

seloyongan

se.lo.yong.an Verba (kata kerja) terhuyung-huyung (seperti akan jatuh): begitu kena pukul dia seloyongan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seloyongan"

📝 Contoh Penggunaan kata "seloyongan" dalam Kalimat

1.Dia seloyongan ketika melihat kuda terjatuh di lapangan sepak bola.
2.Anak kecil itu seloyongan ketika ibunya memarahinya di depan keluarga.
3.Pemain bola tangan itu seloyongan setelah menerima tendangan keras dari lawan.
4.Dia seloyongan saat mendengar berita buruk tentang kecelakaan.
5.Pada pertandingan sepak bola, pemain kiper itu seloyongan ketika bola menabraknya.

📚 Artikel terkait kata "seloyongan"

Mengenal Kata 'seloyongan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Seloyongan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "seloyongan" memiliki makna yang unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terhuyung-huyung seperti akan jatuh, biasanya setelah mendapatkan pukulan atau kejutan. Makna ini dapat dilihat dalam konteks permainan atau pertarungan, di mana seseorang yang "seloyongan" mungkin telah kehilangan momentum atau keseimbangan.

Penggunaan Kata "Seloyongan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "seloyongan" dapat digunakan dalam berbagai konteks dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, "Dia menjadi seloyongan setelah mendengar berita buruk tentang karier". Dalam kalimat ini, kata "seloyongan" digunakan untuk menggambarkan perubahan emosi dan kondisi seseorang setelah mendapatkan informasi negatif. Contoh lain, "Dia menjadi seloyongan setelah kalah dalam pertandingan olahraga". Dalam kalimat ini, kata "seloyongan" digunakan untuk menggambarkan perubahan kondisi fisik dan mental seseorang setelah mengalami kekalahan.

Relevansi Kata "Seloyongan" dalam Budaya Indonesia Modern

Kata "seloyongan" memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan perubahan kondisi seseorang setelah mengalami kegagalan atau kekalahan. Selain itu, kata "seloyongan" juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam permainan atau pertarungan, di mana seseorang yang "seloyongan" mungkin telah kehilangan momentum atau keseimbangan. Dalam hal ini, kata "seloyongan" dapat dijadikan inspirasi dan motivasi untuk bangkit dan melanjutkan langkah.