Arti Kata "selok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "selok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

selok

se·lok /sélok/ Bt n kemasukan, kesurupan, orang yg kesurupan dapat berhubungan langsung dng roh yg bersangkutan, berbicara, meminta nasihat, dsb dng roh yg datang kepadanya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "selok"

📝 Contoh Penggunaan kata "selok" dalam Kalimat

1.selok itu seorang dukun yang terkenal di desa kami.
2.Dia mengaku bahwa selok itu dapat berkomunikasi dengan roh-roh leluhur.
3.Dalam upacara adat, selok berperan sebagai penengah antara manusia dan roh-roh alam.
4.Sebagai muridnya, aku harus belajar bagaimana berbicara dengan roh-roh melalui selok.
5.Namun, beberapa orang skeptis mengatakan bahwa selok itu hanya seorang penipu.

📚 Artikel terkait kata "selok"

Mengenal Kata 'selok' - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Makna Selok dalam Bahasa Indonesia

Kata selok memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, selok adalah kata benda yang merujuk pada kemasukan atau kesurupan, di mana orang yang kesurupan dapat berhubungan langsung dengan roh yang bersangkutan. Dalam konteks sejarah, konsep selok sering dikaitkan dengan tradisi keagamaan dan budaya masyarakat adat di Indonesia. Pada masa lalu, selok sering dianggap sebagai fenomena rohani yang tidak biasa, di mana seseorang dapat berkomunikasi dengan roh untuk mendapatkan petunjuk atau nasihat. Banyak orang yang percaya bahwa selok dapat membawa dampak positif, seperti memberikan pengaruh untuk mengubah perilaku atau membuat keputusan yang tepat.

Contoh Penggunaan Selok dalam Bahasa Indonesia

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengalami situasi di mana kita merasa kesurupan atau kemasukan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata selok dalam kalimat yang alami: - "Dia mengalami selok setelah mendengar cerita tentang hantu di rumah itu." - "Pada malam itu, dia merasa selok dan memutuskan untuk berbicara dengan roh yang datang kepadanya." - "Dia percaya bahwa selok dapat membantu dia menemukan jalan yang tepat dalam kehidupannya."

Relevansi Selok dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun konsep selok sering dianggap sebagai fenomena rohani yang tidak biasa, namun masih banyak orang di Indonesia yang percaya bahwa selok dapat membawa dampak positif dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang yang mencari nasihat atau petunjuk melalui selok, terutama dalam situasi yang sulit atau ketika mereka merasa tidak yakin dengan keputusan yang akan diambil.

Kata yang Mirip

seloka, selokan, seloki