Arti Kata "sayib" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sayib" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sayib

sa·yib n bukan perawan (gadis); janda

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sayib"

📝 Contoh Penggunaan kata "sayib" dalam Kalimat

1.Orang tua yang masih menunggu putra sulungnya kembali dari perang dianggap masih sayib oleh masyarakat.
2.Ibu yang berprofesi sebagai guru juga masih seorang sayib karena suaminya telah meninggal beberapa tahun lalu.
3.Dia masih belum menikah karena ibunya masih sayib dan belum siap untuk melihatnya menjadi istri orang lain.
4.Dalam masyarakat tradisional, perempuan yang tidak menikah dianggap sebagai sayib dan sering kali dianggap tidak berharga.
5.Para ahli sosial kemasyarakatan berusaha untuk mengubah stigma terhadap istilah sayib dengan memberikan pendidikan dan peningkatan kesadaran masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "sayib"

Mengenal Kata 'sayib' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sayib" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sayib" sering kali dipergunakan dalam konteks yang tidak biasa bagi kita sehari-hari. Menurut KBBI, kata "sayib" memiliki arti sebagai "bukan perawan (gadis); janda". Arti ini menunjukkan bahwa kata "sayib" memiliki makna yang terkait dengan status perempuan, terutama yang telah menikah atau tidak lagi berstatus perawan. Kata "sayib" juga memiliki konteks historis dan sosial yang menarik. Dalam bahasa Arab, kata "sayib" berasal dari kata "sa'ib", yang berarti "yang terpisah" atau "yang tidak utuh". Hal ini dapat merujuk pada status perempuan yang telah kehilangan utuhnya sebagai perawan atau gadis.

Contoh Penggunaan Kata "sayib" dalam Kalimat

Kata "sayib" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat: * Ibu saya adalah seorang sayib yang kuat dan sabar. * Gadis itu dipanggil sayib oleh temannya karena telah menikah. * Pendidikan perempuan yang baik dapat membantu menghindari menjadi sayib yang malang.

Relevansi Kata "sayib" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "sayib" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya dan sosial. Dalam beberapa budaya, kata "sayib" digunakan sebagai penghormatan kepada perempuan yang telah menikah atau tidak lagi berstatus perawan. Selain itu, kata "sayib" juga dapat digunakan sebagai inspirasi untuk memahami dan menghormati perempuan yang telah menempuh jalan hidup yang berbeda.