Arti Kata "sarengat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sarengat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sarengat

sa·re·ngat /saréngat/ ? syariat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sarengat"

📝 Contoh Penggunaan kata "sarengat" dalam Kalimat

1.Sekolah menuntut agar peserta didik memahami syariat yang berlaku di sekolah.
2.Pengadilan mengadakan sidang untuk mengetahui pelanggaran syariat yang dilakukan oleh tersangka.
3.Pada saat itu, masyarakat masih belum memahami syariat yang berlaku di masyarakat.
4.Dokter menyarankan pasien untuk mengikuti syariat yang berlaku di rumah sakit agar kesehatannya lebih baik.
5.Pengajar mengajarkan murid tentang syariat agama agar mereka dapat memahaminya dengan lebih baik.

📚 Artikel terkait kata "sarengat"

Mengenal Kata 'sarengat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sarengat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sarengat" seringkali tidak familiar bagi banyak orang, terutama generasi muda. Namun, kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, khususnya dalam konteks sejarah dan budaya. Kata "sarengat" berasal dari kata "syariat", yang berarti aturan atau hukum dalam Islam, tetapi dalam konteks ini, "sarengat" lebih terkait dengan konsep keselarasan atau keseimbangan antara individu dan masyarakat. Makna umum dari kata "sarengat" adalah keselarasan, keseimbangan, atau harmoni. Dalam konteks sosial, "sarengat" berarti keselarasan antara individu dan masyarakat, sehingga individu dapat hidup dengan harmonis dan tidak mengganggu keharmonisan masyarakat. Dalam konteks historis, "sarengat" seringkali terkait dengan konsep adat istiadat atau tradisi masyarakat yang telah ada sejak lama. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "sarengat" dalam kalimat yang alami: - "Dia harus memahami syariat agama dan menjalankannya dengan baik agar dapat hidup dengan sarengat dalam masyarakat." - "Pemerintah harus memastikan bahwa kebijakan-kebijakan mereka dapat membantu masyarakat hidup dengan sarengat dan sejahtera." - "Kita harus belajar dari budaya lama dan menjalankannya dengan sarengat agar dapat melestarikan nilai-nilai luhur masyarakat." Kata "sarengat" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam era globalisasi, kita seringkali terpapar dengan nilai-nilai dan budaya yang berbeda dari budaya kita sendiri. Oleh karena itu, penting untuk memahami nilai-nilai dan budaya kita sendiri dan menjalankannya dengan sarengat agar dapat hidup dengan harmonis dan sejahtera.