Arti Kata "sangkal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sangkal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sangkal

1sang·kal v bantah; tidak membenarkan: ia -- semua tuduhan itu;
ber·sang·kal v 1 tidak mau menurut (mengerjakan dsb): ia - akan nasihat orang tuanya; 2 ingkar; tidak mengaku: mula-mula ia -, tetapi akhirnya mengaku juga;
me·nyang·kal v 1 mengingkari; tidak mengakui; tidak membenarkan: ia telah - segala tuduhan; 2 membantah; melawan; menentang; menyanggah: sekarang ada murid yg berani - perintah gurunya; 3 menolak: ia - permintaan atasannya untuk memegang jabatan yg tidak sesuai dng pendidikannya;
sang·kal·an n bantahan: -nya didasarkan pd fakta yg aktual;
pe·nyang·kal n orang yg menyangkal; pembantah; penyanggah: sbg -, ia harus bersikap objektif thd pendapat yg dibantahnya;
pe·nyang·kal·an n proses, cara, perbuatan menyangkal: -ku dianggapnya kurang tepat

2sang·kal n tangkai beliung (patil dsb): -- itu terbuat dr kayu nangka

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sangkal"

📝 Contoh Penggunaan kata "sangkal" dalam Kalimat

1.Ia menyangkal semua tuduhan yang diajukan oleh pihak penyidik.
2.Pada sidang, saksi menolak untuk menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh hakim.
3.Ia berusaha tidak mengakui kesalahan yang telah dilakukannya.
4.Ketua partai menentang keputusan yang diambil oleh Dewan Masyarakat.
5.Dalam karya sastra, tokoh utama berusaha menyangkal kebenaran yang diajukan oleh lawannya.

📚 Artikel terkait kata "sangkal"

Mengenal Kata 'sangkal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sangkal" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sangkal" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini telah digunakan sejak masa lalu untuk mengungkapkan rasa bantahan atau tidak membenarkan. Dalam masyarakat modern, kata ini masih digunakan untuk mengungkapkan perasaan yang sama, tetapi dengan nuansa yang lebih kompleks. Sangkal dalam konteks sehari-hari sering digunakan untuk mengungkapkan perasaan bantahan atau penolakan terhadap suatu pendapat atau pernyataan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan dengan situasi di mana kita harus sangkal pendapat atau pernyataan orang lain. Misalnya, ketika seseorang mengatakan bahwa kita salah dalam melakukan sesuatu, kita dapat sangkal pendapatnya dengan memberikan bukti atau alasan yang kuat. Contoh-contoh penggunaan kata "sangkal" dalam kalimat yang alami adalah: * "Dia sangkal tuduhan itu dengan memberikan bukti yang kuat." * "Kita harus sangkal pendapat orang lain yang tidak berdasar." * "Dia sangkal pernyataan itu dengan mengatakan bahwa dia tidak pernah mengatakan apa-apa yang tidak benar." Kata "sangkal" juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam berbagai situasi, kita harus sangkal pendapat atau pernyataan orang lain untuk menjaga kebenaran dan untuk melindungi diri kita sendiri dari kekurangan informasi atau pendapat yang salah. Dalam budaya Indonesia modern, sangkal adalah kata yang sangat penting untuk digunakan dalam berbagai situasi, baik dalam komunikasi verbal maupun tulisan.

Kata yang Mirip

sangkala