Arti Kata "retih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "retih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

retih

1re·tih, me·re·tih v berbunyi spt daun-daunan basah dibakar; mendedas

2re·tih, me·re·tih a 1 tampak berbutir-butir pd kulit (spt keringat, bintik-bintik berair); 2 kl berloncatan (spt udang ditangguk)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "retih"

📝 Contoh Penggunaan kata "retih" dalam Kalimat

1.Pagi itu, suara retih daun-daunan basah membakar di udara.
2.Suasananya sangat lembab, dan suara retih daun itu saja membuatku merasa tidak nyaman.
3.Dalam lagu tradisional, suara retih daun-daunan digunakan sebagai simbol kehidupan yang sederhana.
4.Pada hari hujan, suara retih daun-daunan basah menjadi suara yang sangat khas di lingkungan kami.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, suara retih daun-daunan sering digunakan sebagai pengingat akan perubahan musim.

📚 Artikel terkait kata "retih"

Mengenal Kata 'retih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "retih" - Suara Alam yang Menghantui

Kata "retih" seringkali dihubungkan dengan suara alam yang menyeramkan. Namun, di balik maknanya yang menakutkan, kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang cukup menarik. Berdasarkan KBBI, "retih" berarti berbunyi seperti daun-daunan basah dibakar; mendedas. Suara yang menyeramkan ini seringkali dialami oleh masyarakat Indonesia, terutama di daerah-daerah pedesaan.

Penggunaan Kata "retih" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "retih" seringkali digunakan dalam kalimat yang menggambarkan suara alam yang menyeramkan. Misalnya, "malam hari, hutan di sekitar kami retih-retih, membuat kami merasa takut." Di sini, kata "retih" digunakan untuk menggambarkan suara hutan yang menyeramkan. Kata ini juga dapat digunakan dalam kalimat lain seperti, "suara air terjun di atas kami retih, membuat kami terkesan dengan keindahan alam." Dalam kalimat ini, kata "retih" digunakan untuk menggambarkan suara air terjun yang menenangkan.

Relevansi Kata "retih" dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Budaya Indonesia Modern

Kata "retih" memiliki relevansi yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Di beberapa daerah di Indonesia, kata ini digunakan sebagai istilah untuk menggambarkan suara alam yang menakutkan. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam berbagai jenis sastra, seperti puisi dan cerita rakyat, untuk menggambarkan suasana yang menyeramkan. Dalam beberapa kasus, kata "retih" juga digunakan dalam konteks spiritual untuk menggambarkan suara alam yang dianggap memiliki makna spiritual.