Arti Kata "relokasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "relokasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

relokasi

re·lo·ka·si /rélokasi/ n pemindahan tempat: rencana -- industri di daerah itu segera diwujudkan;
me·re·lo·ka·si v memindahkan tempat: pemerintah hendaknya segera ~ pemotongan hewan milik warga yg ada di permukiman penduduk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "relokasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "relokasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah akan melaksanakan relokasi penduduk yang tinggal di daerah rawan bencana.
2.Proses relokasi industri di daerah tersebut memerlukan perencanaan yang matang.
3.Kegiatan relokasi adalah salah satu strategi pengelolaan sumber daya alam yang efektif.
4.Pemindahan tempat kerja karena alasan relokasi bisnis adalah keputusan yang sulit diambil.
5.Dalam proses belajar mengajar, guru akan membantu siswa untuk melakukan relokasi konsep yang sulit dipahami.

📚 Artikel terkait kata "relokasi"

Mengenal Kata 'relokasi' - Inspirasi dan Motivasi

Relokasi: Pemindahan Tempat yang Strategis

Pemindahan tempat atau relokasi seringkali terdengar sebagai kata yang sederhana, namun dalam konteks yang lebih luas, kata ini memiliki makna yang lebih dalam. Dalam arti resmi, relokasi mengacu pada pemindahan tempat dari satu lokasi ke lokasi lain, biasanya untuk alasan strategis atau efektifitas. Dalam sejarah, relokasi juga digunakan sebagai alasan untuk memindahkan komunitas atau masyarakat dari satu tempat ke tempat lain, seperti pembangunan proyek pembangunan yang melibatkan penggusuran penduduk.

Contoh Penggunaan Kata "Relokasi"

Relokasi tidak hanya terjadi pada skala besar, seperti pembangunan proyek pembangunan, tetapi juga pada skala kecil, seperti pemindahan tempat kerja atau rumah. Misalnya, sebuah perusahaan dapat melakukan relokasi ke kantor baru di daerah yang lebih strategis untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Atau, sebuah keluarga dapat melakukan relokasi ke daerah yang lebihaman untuk meningkatkan kualitas hidup. Contoh lainnya, seorang pekerja dapat melakukan relokasi ke kantor baru di daerah lain karena perubahan kebijakan perusahaan.

Relokasi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Relokasi tidak hanya terjadi pada skala individu atau organisasi, tetapi juga memiliki dampak pada masyarakat dan budaya. Dalam kehidupan sehari-hari, relokasi dapat berdampak pada kemudahan akses ke fasilitas publik, seperti sekolah, rumah sakit, dan tempat-tempat umum. Selain itu, relokasi juga dapat berdampak pada kemudahan akses ke sumber daya alam, seperti air, tanah, dan sumber daya lainnya. Oleh karena itu, relokasi harus dilakukan secara bijak dan mempertimbangkan dampaknya pada masyarakat dan lingkungan. Dalam budaya Indonesia modern, relokasi telah menjadi sebuah fenomena yang umum. Banyak orang yang melakukan relokasi ke kota-kota besar untuk mencari pekerjaan atau meningkatkan kualitas hidup. Namun, relokasi juga dapat berdampak pada perubahan identitas dan jati diri seseorang. Oleh karena itu, relokasi harus dilakukan secara bijak dan mempertimbangkan dampaknya pada diri sendiri dan masyarakat sekitar.