Arti Kata "pupuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pupuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pupuh

1pu·puh, ber·pu·puh v 1 berlaga; bersabung (tt ayam): ayam ~; 2 sedang menyabung: ia sedang ~ ayam; 3 berkelahi pukul-memukul dng hebat;
me·mu·puh v 1 memukul; 2 menyabung (ayam) lama-lama;
mem·per·pu·puh·kan v menyabung ayam yg tidak bertaji

2pu·puh n lagu yg terikat oleh banyaknya suku kata dl satu bait, jumlah larik, dan permainan lagu (bentuk lagu tradisional Sunda)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pupuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "pupuh" dalam Kalimat

1.Pada malam itu, banyak warga yang berpuh ayam di lapangan.
2.Ayam yang sedang berpuh di lapangan menarik perhatian saya.
3.Ayam berpuh di hari libur membuat saya bosan bermain.
4.Sebagai pelatih, saya harus memperpuhkan ayam yang belum berani melawan.
5.Lagu Sunda yang bernama "pupuh" sering dipertunjukkan di pertandingan.

📚 Artikel terkait kata "pupuh"

Mengenal Kata 'pupuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pupuh" - Musik Tradisional Sunda

Kata "pupuh" memiliki makna yang kompleks dan unik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini mengacu pada kegiatan menyabung ayam atau berkelahi dengan hebat. Namun, di balik makna tersebut, ada konotasi yang lebih dalam terkait dengan kebudayaan dan tradisi Sunda. Pada masa lalu, pupuh sering digunakan sebagai alat untuk menyelesaikan perselisihan atau sengketa antar warga masyarakat dengan cara yang lebih damai. Dalam kehidupan sehari-hari, kata pupuh masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Ayam pupuh lagi, harus kita tangani segera." atau "Kita harus pupuh dengan hebat untuk menyelesaikan masalah ini." Contoh lainnya adalah, "Ia sedang pupuh ayam lagi, mari kita tunggu sampai selesai." Namun, kata pupuh tidak hanya digunakan dalam konteks yang kasar. Di Sunda, pupuh juga memiliki makna sebagai bentuk lagu tradisional yang terikat oleh banyaknya suku kata dalam satu bait, jumlah larik, dan permainan lagu. Ini menunjukkan bahwa kata pupuh memiliki dimensi yang lebih luas dan kompleks dalam kebudayaan Indonesia modern. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata pupuh memiliki makna yang sangat strategis dalam kehidupan sehari-hari dan kebudayaan Indonesia.