Arti Kata "pucat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pucat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pucat

pu·cat a putih pudar (tt air muka); agak putih (tt warna);
-- spt mayat, pb sangat pucat, pucat pasi;
-- benihan pucat kesi; -- kesi pucat sekali; -- lesi pucat kesi; pucat lesu; pucat manai; pucat pasi; pucat benihan; pucat pudar; pucat sekali; -- lesu pucat kesi; -- manai pucat kesi; -- pasi pucat kesi; -- pudar pucat kesi;
me·mu·cat v menjadi pucat;
pe·mu·cat·an n perubahan warna dr kuning menjadi putih akibat menghilangnya pigmen;
ke·pu·cat·an 1 n perihal (yg bersifat, berciri) pucat; 2 a agak pucat: wajahnya ~;
ke·pu·cat-pu·cat·an a agak pucat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pucat"

📝 Contoh Penggunaan kata "pucat" dalam Kalimat

1.Dia memutuskan untuk tidak pergi ke acara itu karena wajahnya terlihat pucat.
2.Wajahmu terlihat pucat karena kurang tidur, anak.
3.Kertas itu memiliki warna pucat yang menandakan sudah tua.
4.Rambutnya mulai pucat karena banyak rambut yang jatuh.
5.Di musim hujan, warna langit seringkali pucat karena kabut tebal.

📚 Artikel terkait kata "pucat"

Mengenal Kata 'pucat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pucat" - Makna, Contoh, dan Relevansi

Kata "pucat" adalah salah satu kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Dalam makna umum, kata "pucat" mengacu pada warna putih yang pudar atau agak putih. Namun, kata ini memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia. Dalam bahasa Indonesia kuno, kata "pucat" digunakan untuk menggambarkan warna putih yang pudar atau agak putih, seperti warna kulit yang telah berubah. Dalam konteks ini, kata "pucat" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang telah kehilangan warna kulit atau kecerahan wajahnya.

Contoh Penggunaan Kata "Pucat" dalam Kalimat

Kata "pucat" sering digunakan dalam kalimat yang alami dalam bahasa Indonesia. Misalnya, "Wajahnya pucat karena kekurangan sinar matahari" atau "Warna cat pintu pucat karena terkena air hujan".

Relevansi Kata "Pucat" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "pucat" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam konteks kecantikan, warna kulit yang pucat sering dianggap sebagai kecantikan. Dalam konteks budaya, kata "pucat" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang telah kehilangan warna kulit atau kecerahan wajahnya karena berbagai alasan, seperti stres atau kekurangan sinar matahari. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "pucat" juga digunakan dalam konteks lain, seperti dalam penggunaan produk kecantikan yang dapat membuat kulit menjadi pucat dan cerah. Dalam konteks ini, kata "pucat" memiliki makna yang positif, yaitu kecantikan dan kecerahan. Dalam kesimpulan, kata "pucat" adalah kata yang kompleks dan memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "pucat" memiliki relevansi yang signifikan dalam kecantikan dan budaya.