Arti Kata "positivisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "positivisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

positivisme

po·si·tiv·is·me n aliran filsafat yg beranggapan bahwa pengetahuan itu semata-mata berdasarkan pengalaman dan ilmu yg pasti

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "positivisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "positivisme" dalam Kalimat

1.Dengan menerapkan positivisme, para ilmuwan berusaha mencari jawaban yang pasti dan logis.
2.Pengaruh positivisme masih terasa dalam sistem pendidikan kita hingga saat ini.
3.Dalam novel tersebut, tokoh utama memulai perjalanan spiritualnya setelah meninggalkan aliran positivisme.
4.Para ilmuwan positivis percaya bahwa pengetahuan dapat diperoleh melalui pengalaman dan observasi.
5.Dalam konteks sejarah, aliran positivisme berpengaruh besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan modern.

📚 Artikel terkait kata "positivisme"

Mengenal Kata 'positivisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Positivisme" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Umum Positivisme

Positivisme adalah sebuah aliran filsafat yang muncul pada abad ke-19 di Eropa. Aliran ini dipelopori oleh Auguste Comte, seorang ilmuwan dan filsuf Perancis. Menurut Comte, positivisme adalah sebuah cara berpikir yang berfokus pada fenomena yang dapat diamati dan diukur, serta tidak terikat pada konsep-konsep abstrak. Aliran ini beranggapan bahwa pengetahuan dapat diperoleh melalui pengalaman dan ilmu yang pasti. Dalam konteks sosial, positivisme juga terkait dengan kepercayaan bahwa kebenaran dapat ditemukan melalui metode ilmiah dan eksperimen.

Contoh Penggunaan Positivisme dalam Kalimat

- Pada era positivisme, ilmu pengetahuan berkembang pesat dan membawa perubahan besar pada masyarakat. - Ahli sejarah menggunakan metode positivisme untuk memahami masa lalu dan menemukan fakta-fakta sejarah. - Dalam bidang ekonomi, positivisme membantu para ahli memahami perilaku pasar dan membuat prediksi yang lebih akurat.

Relevansi Positivisme dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, positivisme dapat membantu kita memahami dunia yang lebih baik dan membuat keputusan yang lebih tepat. Dalam budaya Indonesia modern, positivisme terkait dengan kepercayaan bahwa kebenaran dapat ditemukan melalui metode ilmiah dan eksperimen. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kemampuan kita untuk memecahkan masalah dan membuat keputusan yang lebih bijak.