Arti Kata "pijar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pijar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pijar

1pi·jar n 1 percikan nyala merah kekuning-kuningan krn panas atau terbakar; nyala api; 2 percikan logam (besi dsb) yg menyala ketika ditempa;
ber·pi·jar v memancarkan cahaya krn panas atau terbakar;
ber·pi·jar-pi·jar v bersinar-sinar spt pijar: mengapa kunang-kunang itu ~ ekornya pd waktu malam?;
me·mi·jar v menjadi berpijar; memercikkan nyala api: lama-kelamaan besi yg dibakar itu mulai ~;
me·mi·jar-mi·jar v menjadi bersinar-sinar spt pijar;
me·mi·jar·kan v memanaskan agar (ber)pijar: ~ besi

2pi·jar n, pi·jar-pi·jar n damar untuk meluluhkan patri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pijar"

📝 Contoh Penggunaan kata "pijar" dalam Kalimat

1.Percikan api pada kota yang terbakar sangat menakutkan karena berpijar di langit malam.
2.Api yang menyala di pabrik baja sangat berpijar dan mengeluarkan cahaya yang sangat terang.
3.Pada malam hari, kunang-kunang itu berpijar dengan cahaya yang sangat cerah di taman.
4.Besi itu mulai berpijar ketika dipanaskan dengan api yang sangat panas.
5.Para peneliti berusaha untuk membuat bahan baru yang dapat berpijar dengan cahaya yang sangat terang.

📚 Artikel terkait kata "pijar"

Mengenal Kata 'pijar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pijar" - Cahaya Api dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "pijar" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Istilah ini pertama kali digunakan untuk menggambarkan percikan nyala merah kekuning-kuningan yang terjadi karena panas atau terbakar. Selain itu, kata "pijar" juga digunakan untuk menggambarkan percikan logam yang menyala ketika ditempa. Dalam konteks sejarah, kata "pijar" telah digunakan dalam kegiatan penempaan logam, seperti pembuatan senjata atau peralatan lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "pijar" sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Api yang menyala-nyala mulai memancarkan pijar" atau "Besi yang dibakar mulai pijar dan berubah menjadi merah kekuning-kuningan". Bahkan, kata "pijar" juga digunakan dalam kalimat yang lebih santai, seperti "Kunang-kunang itu pijar dengan cahaya yang cerah pada waktu malam". Kata "pijar" juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam kegiatan pembuatan kerajinan tangan, seperti lukisan atau patung, kata "pijar" digunakan untuk menggambarkan proses pembakaran yang digunakan untuk mengeras bahan-bahan tertentu. Selain itu, kata "pijar" juga digunakan dalam kegiatan penempaan logam, seperti pembuatan peralatan dapur atau perhiasan. Dengan demikian, kata "pijar" menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kegiatan yang terkait dengan api dan panas.