Arti Kata "perimeter" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perimeter" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perimeter

pe·ri·me·ter /périméter/ n batas luas lingkaran; batas luar dr tempat tertutup atau tempat terlindungi (bandar udara, daerah tentara, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perimeter"

📝 Contoh Penggunaan kata "perimeter" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus mempertimbangkan perimeter kota dalam mengembangkan rencana pengembangan wilayah.
2.Lingkungan hidup di sekitar hutan harus dijaga dengan baik untuk menjaga keaslian perimeter hutan.
3.Seorang arsitek harus memperhitungkan perimeter bangunan untuk menentukan jumlah bahan yang dibutuhkan.
4.Pengawas keamanan harus memantau perimeter bandara untuk menjaga keamanan penerbangan.
5.Dalam permainan, perimeter lapangan sepak bola harus dipatuhi agar pertandingan berjalan dengan lancar.

📚 Artikel terkait kata "perimeter"

Mengenal Kata 'perimeter' - Inspirasi dan Motivasi

Batas Luas: Mengenal Kata "perimeter" dalam Bahasa Indonesia

Kata "perimeter" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu batas luas lingkaran atau batas luar dari tempat tertutup atau terlindungi. Sejarah kata ini dapat dikaitkan dengan penggunaan matematika dalam mengukur dan menganalisis bentuk-bentuk geometri. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan dalam arsitektur, keamanan, dan teknologi untuk menggambarkan ruang yang dilindungi atau diawasi. Perimeter menjadi penting dalam berbagai bidang, seperti keamanan bandar udara, pertahanan militer, dan pengamanan objek strategis. Dalam kalimat alami, kita dapat melihat contoh penggunaan kata ini dalam berbagai konteks. Misalnya, "Ruangan tersebut dilindungi oleh perimeter yang kuat untuk mencegah akses tidak sah." Atau, "Kota ini memiliki perimeter yang besar untuk melindungi warganya dari bahaya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "perimeter" juga memiliki relevansi dengan penggunaan teknologi modern. Misalnya, sistem keamanan pintu elektronik yang terhubung dengan sensor dan algoritma untuk mengatur akses masuk dan keluar. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks arsitektur dan desain ruang, seperti pembangunan gedung-gedung bertingkat atau pusat perbelanjaan yang memiliki perimeter yang luas dan kompleks. Dengan demikian, kata "perimeter" memiliki makna yang sangat spesifik dan luas dalam berbagai konteks. Dari arsitektur hingga teknologi, kata ini digunakan untuk menggambarkan ruang yang dilindungi atau diawasi.