Arti Kata "penghasilan kotor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "penghasilan kotor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

penghasilan kotor

peng.ha.sil.an kotor seluruh penghasilan yang belum dikurangi biaya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "penghasilan kotor"

📝 Contoh Penggunaan kata "penghasilan kotor" dalam Kalimat

1.Pemerintah mengatur pajak atas penghasilan kotor penduduk yang berpenghasilan tinggi.
2.Perusahaan harus melaporkan penghasilan kotor dalam laporan keuangan tahunan.
3.Dia mencari cara untuk meningkatkan penghasilan kotor dari bisnis online.
4.Dalam menghitung gaji, perusahaan harus mengurangi biaya dari penghasilan kotor karyawan.
5.penghasilan kotor yang tinggi memungkinkan dia untuk membeli properti mewah.

📚 Artikel terkait kata "penghasilan kotor"

Mengenal Kata 'penghasilan kotor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "penghasilan kotor" dalam Konteks Ekonomi

Penghasilan kotor adalah salah satu istilah yang paling sering digunakan dalam konteks ekonomi. Dalam arti resmi, penghasilan kotor memiliki makna yang spesifik, yaitu seluruh penghasilan yang belum dikurangi biaya. Istilah ini memiliki sejarah yang panjang dan telah digunakan dalam berbagai konteks ekonomi di Indonesia.

Penghasilan kotor sering digunakan dalam perhitungan keuangan perusahaan untuk menentukan laba bersih. Dalam kalimat, penghasilan kotor dapat digunakan sebagai berikut: Penghasilan kotor perusahaan meningkat 10% dari tahun sebelumnya. Dengan demikian, laba bersih perusahaan juga meningkat dan dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Selain itu, penghasilan kotor juga digunakan dalam perhitungan pajak, yaitu penghasilan kotor yang harus dikenakan pajak.

Penghasilan kotor memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam banyak kasus, penghasilan kotor digunakan sebagai acuan untuk menentukan kemampuan seseorang untuk membayar utang atau mencapai tujuan keuangan. Oleh karena itu, penting bagi seseorang untuk memahami bagaimana penghasilan kotor dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Dengan memahami konsep penghasilan kotor, seseorang dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam mengelola keuangan.

Di Indonesia, penghasilan kotor sering digunakan dalam konteks ekonomi mikro dan makro. Pemerintah Indonesia menggunakan penghasilan kotor sebagai salah satu indikator untuk menentukan kinerja ekonomi. Dengan demikian, penghasilan kotor memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kebijakan ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi seseorang untuk memahami bagaimana penghasilan kotor digunakan dalam konteks ekonomi di Indonesia.