Arti Kata "paralitis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "paralitis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

paralitis

pa·ra·li·tis a bersangkutan dng paralisis; lumpuh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "paralitis"

📝 Contoh Penggunaan kata "paralitis" dalam Kalimat

1.Pada tahun 2010, banyak kasus paralitis yang melanda negara kita.
2.Karena paralitis, dia harus meninggalkan pekerjaannya sebagai seorang atlet.
3.Dokter menyatakan bahwa penyakit paralitis ini merupakan akibat dari infeksi virus.
4.Penderita paralitis biasanya mengalami kesulitan dalam berjalan dan bergerak.
5.Pada masa lalu, banyak orang yang mengalami paralitis karena serangan penyakit polio.

📚 Artikel terkait kata "paralitis"

Mengenal Kata 'paralitis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Paralitis" - Mengatasi Lumpuh dengan Semangat

Kata "paralitis" sering digunakan dalam konteks medis untuk menggambarkan kondisi lumpuh pada suatu bagian tubuh. Namun, di balik arti resmi tersebut, ada makna yang lebih dalam dan kompleks. Paralitis juga dapat dihubungkan dengan istilah "paralisis", yang berasal dari bahasa Yunani "paralyein", artinya "membuat lumpuh". Dalam sejarah, paralitis telah menjadi topik perdebatan di kalangan para ahli medis dan ilmuwan. Mereka berusaha memahami penyebab dan pengaruh paralitis terhadap tubuh manusia. Penelitian-penelitian ini membuka wawasan baru tentang bagaimana kita dapat mengatasi lumpuh dan meningkatkan kualitas hidup. Contoh-contoh penggunaan kata "paralitis" dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa situasi berikut. Seorang dokter mungkin akan mengatakan, "Pasien kami menderita paralitis pada lengannya akibat cedera." Atau, "Kondisi paralitis membuatnya sulit berjalan dan melakukan aktivitas sehari-hari." Dalam konteks ini, paralitis tidak hanya menggambarkan kondisi lumpuh, tetapi juga implikasi sosial dan emosional yang terkait dengan itu. Dalam kehidupan sehari-hari, paralitis masih merupakan topik yang relevan. Banyak orang yang menderita lumpuh karena berbagai alasan, seperti cedera, penyakit, atau kondisi genetik. Dengan demikian, kata "paralitis" memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks, mencakup aspek medis, sosial, dan budaya. Dalam mencari inspirasi dan motivasi untuk mengatasi lumpuh, penting untuk memahami makna paralitis dan implikasinya dalam kehidupan kita.