Arti Kata "paguyuban" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "paguyuban" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

paguyuban

pa·gu·yub·an n perkumpulan yg bersifat kekeluargaan, didirikan orang-orang yg sepaham (sedarah) untuk membina persatuan (kerukunan) di antara para anggotanya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "paguyuban"

📝 Contoh Penggunaan kata "paguyuban" dalam Kalimat

1.paguyuban tersebut didirikan pada tahun 1920 dan sekarang sudah memiliki lebih dari 500 anggota.
2.paguyuban olahraga yang dibentuk di sekolah ini sangat mendukung kegiatan ekstrakurikuler.
3.Di desa kami, paguyuban gotong royong adalah contoh yang baik untuk meningkatkan solidaritas masyarakat.
4.Sebagai anggota paguyuban, kamu harus mengikuti acara rutin bulanan untuk memperkuat ikatan kekeluargaan.
5.paguyuban seni tradisional ini sangat berperan dalam melestarikan budaya masyarakat yang ada di daerah ini.

📚 Artikel terkait kata "paguyuban"

Mengenal Kata 'paguyuban' - Inspirasi dan Motivasi

Paguyuban: Sejarah dan Makna Perkumpulan Kekeluargaan

Paguyuban adalah kata yang sudah lama dikenal dalam bahasa Indonesia. Istilah ini merujuk pada sebuah perkumpulan yang bersifat kekeluargaan, di mana orang-orang yang sepaham atau sedarah berdiri bersama untuk membina persatuan dan kerukunan di antara para anggotanya. Sejarahnya, paguyuban telah ada sejak zaman dahulu kala, ketika masyarakat tradisional Indonesia masih bergotong-royong untuk mencapai tujuan bersama. Dalam konteks sosial, paguyuban seringkali dihubungkan dengan masyarakat adat atau komunitas lokal. Mereka yang tergabung dalam paguyuban biasanya memiliki tujuan yang sama, seperti mengembangkan kebudayaan, memelihara tradisi, atau mencapai kebersamaan. Dalam banyak kasus, paguyuban juga berperan penting dalam mengembangkan ekonomi masyarakat, seperti dengan mengelola sumber daya alam atau berdagang. Contoh penggunaan kata paguyuban dalam kalimat yang alami adalah: "Kita harus bergabung dalam paguyuban untuk membantu masyarakat lokal yang terkena bencana." Atau, "Mereka yang tergabung dalam paguyuban ini sangat solid dalam menghadapi tantangan bersama." Dalam kehidupan sehari-hari, paguyuban masih sangat relevan. Masyarakat modern Indonesia masih membutuhkan kebersamaan dan kerukunan untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, paguyuban tetap menjadi salah satu pilar penting dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Selain itu, paguyuban juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat modern untuk mengembangkan kebiasaan gotong-royong dan mencapai kebersamaan.