Arti Kata "rangsel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rangsel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rangsel

rang·sel ? ransel

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rangsel"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "rangsel" dalam Kalimat

1.Mahasiswa membawa ransel yang berisi buku dan perlengkapan kuliah.
2.Di pasar tradisional, penjual menjual ransel untuk wisatawan yang akan melancong.
3.Saya harus membeli ransel yang lebih besar untuk menampung semua barang saya.
4.Di sekolah, anak-anak sering membawa ransel yang berisi buku dan alat tulis.
5.Pengembara memilih ransel yang tebal dan kuat untuk perjalanan panjangnya.

πŸ“š Artikel terkait kata "rangsel"

Mengenal Kata 'rangsel' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rangsel" - Simbol Kekerasan dan Ketabahan

Kata "rangsel" memiliki makna yang sangat kuat dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini merujuk pada rangΒ·sel atau ransel, sebuah tas tangan yang digunakan untuk mengangkut barang-barang. Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata rangsel juga dapat diartikan sebagai simbol kekerasan dan ketabahan. Dalam sejarah, kata rangsel memiliki makna yang sangat berbeda. Pada zaman dulu, rangsel digunakan sebagai alat untuk mengangkut senjata-senjata perang, seperti pedang dan tombak. Dalam konteks ini, rangsel menjadi simbol kekuatan dan keberanian. Namun, dengan perkembangan zaman, makna rangsel mulai bergeser ke arah kekerasan dan kekejaman.

Dalam Bahasa Sehari-hari

Rangsel digunakan dalam banyak kalimat sehari-hari, terutama dalam konteks yang menyangkut kekerasan atau kekejaman. Contohnya, "Dia menggunakan rangsel untuk menghunus musuhnya" atau "Tindakan rangsel itu tidak pernah terlupakan oleh masyarakat". Dalam kalimat-kalimat ini, rangsel menjadi simbol kekerasan dan kekejaman yang tidak pernah diinginkan.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Rangsel juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, rangsel menjadi simbol kebangkitan dan perlawanan terhadap kekuasaan yang tidak adil. Dalam konteks ini, rangsel menjadi simbol keberanian dan ketabahan yang tidak pernah menyerah. Dengan demikian, rangsel menjadi bagian dari identitas budaya Indonesia yang kuat dan kokoh.