Arti Kata "paceklik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "paceklik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

paceklik

pa·cek·lik n 1 musim kekurangan bahan makanan; 2 masa sepi (tt perdagangan, kegiatan, dsb); 3 masa sulit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "paceklik"

📝 Contoh Penggunaan kata "paceklik" dalam Kalimat

1.Penduduk daerah pedalaman mengalami paceklik karena musim kekurangan bahan makanan.
2.Selama paceklik, banyak warga yang harus berbagi sumber daya untuk bertahan hidup.
3.Pada masa paceklik, perdagangan internasional mengalami penurunan aktivitas yang signifikan.
4.Kondisi paceklik di daerah tersebut memaksa warga untuk mencari sumber daya alternatif.
5.paceklik yang berkepanjangan telah menghambat kemajuan ekonomi daerah tersebut secara signifikan.

📚 Artikel terkait kata "paceklik"

Mengenal Kata 'paceklik' - Inspirasi dan Motivasi

Definisi Paceklik: Makna dan Konteks dalam Bahasa Indonesia

Paceklik adalah kata yang memiliki makna yang kompleks dan beragam dalam Bahasa Indonesia. Secara resmi, paceklik merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan musim kekurangan bahan makanan, masa sepi dalam perdagangan, kegiatan, atau bahkan masa sulit. Kata ini memiliki akar sejarah yang kaya, mengacu pada masa-masa yang sulit di masa lalu, ketika masyarakat Indonesia menghadapi keterbatasan sumber daya dan kemiskinan. Paceklik seringkali dikaitkan dengan masa-masa perang, bencana alam, atau kegagalan panen yang menyebabkan keterbatasan bahan makanan. Dalam konteks ini, paceklik menjadi simbol dari kesulitan dan kekurangan yang dialami oleh masyarakat. Namun, paceklik juga dapat merujuk pada masa-masa sepi dalam kegiatan ekonomi, seperti masa-masa transisi atau pergantian musim. Contoh penggunaan kata paceklik dalam kalimat yang alami adalah: "Pada masa paceklik, masyarakat harus berhemat dan mencari cara untuk memenuhi kebutuhan makanan mereka." Atau, "Perusahaan itu mengalami masa paceklik ketika pasar menurun dan kebutuhan akan produk mereka berkurang." Dalam kehidupan sehari-hari, kata paceklik masih relevan dan digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika seseorang mengalami kesulitan keuangan atau menghadapi masa-masa sulit dalam karirnya, mereka mungkin mengatakan bahwa mereka sedang menghadapi masa paceklik. Dalam budaya Indonesia modern, kata paceklik juga digunakan sebagai simbol dari kesulitan dan kekurangan yang dialami oleh masyarakat, terutama dalam konteks ekonomi dan sosial. Dengan demikian, kata paceklik tetap menjadi istilah yang penting dalam Bahasa Indonesia, menggambarkan makna yang kompleks dan beragam dalam konteks sejarah, sosial, dan ekonomi.