Arti Kata "osteoporosis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "osteoporosis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

osteoporosis

os·teo·po·ro·sis /ostéoporosis/ n keadaan tulang yg menjadi keropos dan lapuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "osteoporosis"

📝 Contoh Penggunaan kata "osteoporosis" dalam Kalimat

1.Kami akan melaksanakan penelitian tentang faktor-faktor yang menyebabkan osteoporosis di kalangan wanita menopause.
2.osteoporosis adalah salah satu penyakit yang paling umum di kalangan lansia di negara kita.
3.Pengobatan osteoporosis melibatkan kombinasi dari perubahan gaya hidup dan penggunaan obat-obatan tertentu.
4.Riwayat keluarga yang menderita osteoporosis bisa menjadi salah satu faktor risiko yang perlu dipertimbangkan.
5.Pencegahan osteoporosis lebih mudah dilakukan dengan melakukan olahraga teratur dan menjaga diet yang seimbang.

📚 Artikel terkait kata "osteoporosis"

Mengenal Kata 'osteoporosis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Osteoporosis" - Pentingnya Mencegah Keroposan Tulang

Definisi dan Makna Umum Osteoporosis

Osteoporosis adalah kondisi medis yang menyebabkan tulang menjadi keropos dan lapuk. Definisi ini telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak awal abad ke-20. Pada saat itu, istilah ini mulai digunakan dalam konteks kedokteran untuk menjelaskan penyakit yang menyebabkan tulang menjadi lemah dan rentan terhadap kecelakaan. Pada saat ini, osteoporosis masih dianggap sebagai masalah yang umum di kalangan lansia.

Contoh Penggunaan Osteoporosis dalam Kalimat

Osteoporosis seringkali dihubungkan dengan penuaan, terutama pada wanita. Namun, kondisi ini juga dapat dialami oleh pria, terutama jika mereka memiliki riwayat keluarga yang menderita osteoporosis. Misalnya, seseorang yang memiliki ibu yang menderita osteoporosis memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi ini. Selain itu, osteoporosis juga dapat diakibatkan oleh gaya hidup yang tidak seimbang, seperti kurangnya aktivitas fisik dan konsumsi makanan yang tidak seimbang.

Relevansi Osteoporosis dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam keseharian, osteoporosis dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Orang yang menderita osteoporosis mungkin mengalami sakit punggung, sakit tulang, dan bahkan patah tulang. Oleh karena itu, penting untuk mencegah osteoporosis dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur, mengonsumsi makanan yang seimbang, dan menghindari gaya hidup yang tidak seimbang. Dengan melakukan langkah-langkah ini, kita dapat mengurangi risiko mengalami osteoporosis dan menjaga kesehatan tulang kita.