Arti Kata "nasi tumpeng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nasi tumpeng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nasi tumpeng

nasi yang dibentuk seperti kerucut atau gunung (untuk selamatan dan sebagainya) , di tengah atau di pinggirnya dihias dengan sayur dan lauk-pauk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nasi tumpeng"

📝 Contoh Penggunaan kata "nasi tumpeng" dalam Kalimat

1.Bertemu dengan keluarga besar, suami saya membawa nasi tumpeng sebagai persembahan untuk para leluhur.
2.Di acara ulang tahun saya, teman-teman membawa nasi tumpeng sebagai hadiah yang unik.
3.Di masjid kami, nasi tumpeng disajikan sebagai hidangan pokok pada hari raya Idul Fitri.
4.Sebagai tradisi, di Desa Kedis, masyarakat selalu membuat nasi tumpeng untuk memperingati hari jadi desa.
5.Di acara syukuran, Ibu membawa nasi tumpeng yang lezat dan wangi sebagai hadiah untuk para tamu.

📚 Artikel terkait kata "nasi tumpeng"

Mengenal Kata 'nasi tumpeng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Nasi Tumpeng" - Kebudayaan dan Tradisi Indonesia

Kata "nasi tumpeng" seringkali terdengar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam acara-acara tradisional dan perayaan-perayaan besar. Kata ini memiliki makna yang mendalam dan kaya akan sejarah dan budaya. Nasi tumpeng adalah makanan yang dibentuk seperti kerucut atau gunung, biasanya dihiasi dengan sayur dan lauk-pauk di atasnya. Dalam konteks historis, nasi tumpeng sering disajikan sebagai hidangan utama dalam acara-acara adat, seperti ulang tahun, pernikahan, dan selamatan.

Contoh Penggunaan Kata "Nasi Tumpeng" dalam Kalimat Alami

Nasi tumpeng biasanya disajikan dalam acara-acara spesial, seperti ulang tahun keluarga atau perayaan hari raya. Contoh penggunaannya adalah: "Selamat ulang tahun, Pak! Kami akan menyajikan nasi tumpeng sebagai hidangan utama." Atau, "Acara pernikahan kami akan dimulai dengan penyajian nasi tumpeng yang dihiasi dengan sayur dan lauk-pauk."

Relevansi Kata "Nasi Tumpeng" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Nasi tumpeng bukan hanya hidangan yang lezat, tetapi juga simbol kebersamaan dan keharmonisan dalam masyarakat Indonesia. Dalam budaya modern, nasi tumpeng masih menjadi hidangan utama dalam acara-acara spesial, seperti acara perayaan hari raya atau ulang tahun. Dengan demikian, kata "nasi tumpeng" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia yang kaya dan beragam.