Arti Kata "naib" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "naib" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

naib

na·ib n 1 wakil; pengganti; 2 penghulu urusan agama Islam;
-- ketua wakil ketua; -- laksamana ark laksamana muda

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "naib"

📝 Contoh Penggunaan kata "naib" dalam Kalimat

1.Dalam kesempatan besar, beliau diangkat menjadi naib ketua organisasi tersebut.
2.Di sekolah, dia dipilih sebagai naib ketua kelas untuk membantu mengatur kegiatan siswa.
3.Ketika giliran saya, saya memilih naib penghulu yang berpengalaman sebagai pembimbing saya.
4.Dalam tradisi masyarakat, posisi naib laksamana muda dihormati sebagai simbol kekuasaan.
5.Pada acara pernikahan, salah satu tamu undangan adalah naib penghulu sebagai penerus tradisi.

📚 Artikel terkait kata "naib"

Mengenal Kata 'naib' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "naib" - Wakil dan Pengganti dalam Islam

Kata "naib" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia, yang dapat diartikan sebagai wakil, pengganti, atau penghulu urusan agama Islam. Istilah ini memiliki latar belakang historis dan sosial yang kaya, terutama dalam konteks kegiatan keagamaan dan politik. Dalam konteks Islam, naib memiliki peran penting sebagai penghulu urusan agama, yang bertanggung jawab untuk mengelola urusan-urusan keagamaan dan kemasyarakatan. Mereka juga berfungsi sebagai wakil dari naib lainnya dalam berbagai kegiatan dan keputusan. Selain itu, naib juga dapat diartikan sebagai ketua wakil, pengganti, atau laksamana ark, yang menunjukkan peran mereka sebagai pemimpin atau penasihat. Berikut beberapa contoh penggunaan kata naib dalam kalimat yang alami: * "Dia dipilih sebagai naib dari organisasi keagamaan tersebut karena kemampuannya dalam mengelola urusan-urusan keagamaan." * "Dia bekerja sebagai naib penghulu urusan agama dan berpangkat sebagai laksamana ark dalam organisasi keagamaan." * "Dia dipercaya sebagai naib dari ketua organisasi keagamaan untuk mengelola urusan-urusan keagamaan." Dalam kehidupan sehari-hari, naib masih memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern. Mereka masih berperan penting dalam mengelola urusan-urusan keagamaan dan kemasyarakatan, serta menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan kehidupan. Dengan demikian, naib tetap menjadi istilah yang relevan dalam konteks kehidupan sehari-hari di Indonesia.