Arti Kata "mirik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mirik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mirik

mi·rik v meleleh: jika -- hendak dipalit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mirik"

📝 Contoh Penggunaan kata "mirik" dalam Kalimat

1.Kemarin, saya melihat es di luar meleleh karena suhu udara mirik.
2.Di lingkungan pendidikan, guru meminta siswa untuk menyelesaikan tugas yang mirik, yaitu tidak mengerjakannya.
3.Dalam konteks sastra, penulis menggunakan kata mirik untuk menggambarkan keteguhan hati seorang pahlawan.
4.Pengusaha harus berhati-hati dalam membuat keputusan bisnis yang mirik, yaitu tidak mempertimbangkan dampaknya.
5.Para ibu rumah tangga harus berhati-hati dalam menggunakan bahan pembersih yang terlalu kuat, karena dapat membuat permukaan meja mirik.

📚 Artikel terkait kata "mirik"

Mengenal Kata 'mirik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mirik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mirik" seringkali dikaitkan dengan proses meleleh atau mengalir, seperti air yang mengalir di sungai atau es yang meleleh di permukaan. Namun, dalam konteks historis dan sosial, kata "mirik" memiliki makna yang lebih dalam. Pada masa lalu, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses mempalit atau membalikkan sesuatu, seperti membalikkan kain atau membalikkan roti.

Penggunaan Kata "mirik" Dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mirik" seringkali digunakan dalam kalimat yang alami. Contohnya, kita bisa melihat kata "mirik" digunakan dalam kalimat seperti: "Air sungai mulai mirik saat musim hujan tiba." atau "Kita perlu mirik kembali rencana kita supaya lebih efektif." Dalam kedua contoh tersebut, kata "mirik" digunakan untuk menggambarkan proses alami yang terjadi atau perlu dilakukan.

Relevansi Kata "mirik" Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam budaya Indonesia modern, kata "mirik" masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang yang menggunakan kata "mirik" dalam berbicara atau menulis, terutama dalam konteks yang berhubungan dengan perubahan atau adaptasi. Contohnya, kita bisa melihat kata "mirik" digunakan dalam konteks seperti: "Kita perlu mirik cara kita berpikir untuk menemukan solusi yang lebih baik." atau "Proyek ini perlu mirik kembali supaya lebih sesuai dengan kebutuhan pelanggan." Dalam kedua contoh tersebut, kata "mirik" digunakan untuk menggambarkan proses perubahan atau adaptasi yang perlu dilakukan.