Arti Kata "merger" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "merger" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

merger

mer·ger /mérger/ n 1 penyatuan usaha sehingga tercapai pemilikan dan/atau pengawasan bersama; penggabungan: beberapa bank di Jakarta dan Surabaya telah melakukan --; 2 penggabungan dua atau lebih perusahaan di bawah satu pemilikan; 3 pengambilalihan seluruh aktiva dan pasiva yg dimiliki suatu perusahaan untuk digabungkan dng perusahaan yg mengambil alih atau perusahaan yg baru;
ber·mer·ger v melakukan penggabungan; bergabung: setelah kedua perusahaan -, diadakanlah pergantian pimpinan bagian produksi dan bagian pengawasan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "merger"

📝 Contoh Penggunaan kata "merger" dalam Kalimat

1.Bank lokal telah melakukan merger dengan bank asing untuk meningkatkan kapasitas keuangan.
2.Pada akhir tahun, beberapa perusahaan besar akan melakukan merger untuk meningkatkan keunggulan pasar.
3.Pengambilalihan perusahaan kecil oleh perusahaan besar dianggap sebagai merger yang tidak adil.
4.Saat ini, perusahaan kami sedang melakukan merger dengan perusahaan lain untuk meningkatkan kemampuan produksi.
5.Dalam dunia bisnis, merger sering dianggap sebagai strategi untuk meningkatkan ketangguhan perusahaan.

📚 Artikel terkait kata "merger"

Mengenal Kata 'merger' - Inspirasi dan Motivasi

Merger: Penggabungan Perusahaan yang Mengubah Lanskap Bisnis

Merger adalah istilah yang sering dipakai dalam dunia bisnis untuk menggambarkan proses penggabungan dua atau lebih perusahaan di bawah satu pemilikan. Dalam konteks historis, merger sebenarnya sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, ketika beberapa perusahaan dagang di Indonesia bergabung untuk meningkatkan kemampuan dan kekuatan dalam perdagangan. Namun, konsep merger yang lebih modern dan kompleks mulai berkembang pada era 1990-an, ketika perusahaan-perusahaan mulai melihat keuntungan dalam bergabung untuk meningkatkan efisiensi dan penghematan biaya. Dalam kehidupan sehari-hari, merger seringkali dilihat sebagai proses penggabungan dua atau lebih perusahaan untuk menciptakan satu entitas yang lebih kuat dan efektif. Namun, bukan hanya itu saja. Merger juga dapat berarti pengambilalihan seluruh aktiva dan pasiva suatu perusahaan untuk digabungkan dengan perusahaan lain. Contohnya, ketika sebuah perusahaan besar mengakuisisi perusahaan kecil untuk memperkuat posisinya di pasar. Dalam konteks ini, merger adalah cara efektif untuk meningkatkan kemampuan dan kekuatan perusahaan. Merger juga memiliki dampak yang signifikan pada masyarakat dan ekonomi. Dalam beberapa kasus, merger dapat menciptakan pekerjaan baru dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Namun, di lain pihak, merger juga dapat menyebabkan penurunan jumlah pekerjaan dan kehilangan keberagaman dalam industri. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian yang lebih besar dari pemerintah dan regulator untuk mengatur proses merger dan memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan oleh semua pihak. Dalam budaya Indonesia modern, merger telah menjadi fenomena yang umum terjadi dalam berbagai industri. Banyak perusahaan yang melakukan merger untuk meningkatkan kemampuan dan kekuatan mereka dalam pasar yang semakin kompetitif. Dengan demikian, merger telah menjadi bagian penting dari lanskap bisnis Indonesia dan akan terus berkembang di masa depan.