Arti Kata "menggerang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "menggerang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

menggerang

meng.ge.rang menghitamkan gigi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "menggerang"

📝 Contoh Penggunaan kata "menggerang" dalam Kalimat

1.Ia menggerang giginya ketika menyaksikan kejadian itu.
2.Ayah menggerang giginya saat melihat kekasihnya berpaling dari dirinya.
3.Dalam novel itu, tokoh utama menggerang giginya ketika mengetahui rahasia terlarang.
4.Siswa yang baru pindah ke sekolah itu menggerang giginya karena terlalu takut dengan guru baru.
5.Mereka menggerang giginya setelah menonton film horor yang menakutkan.

📚 Artikel terkait kata "menggerang"

Mengenal Kata 'menggerang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "menggerang" - Inspirasi untuk Kebiasaan Sehari-hari

Kata "menggerang" memiliki arti resmi sebagai "menghitamkan gigi." Namun, dalam konteks yang lebih umum, "menggerang" sering digunakan untuk menggambarkan perubahan warna atau penampilan gigi menjadi lebih gelap. Pada awalnya, kata ini mungkin berasal dari kebiasaan masyarakat tradisional yang tidak menggunakan perawatan gigi secara teratur, sehingga gigi mereka menjadi gelap dan kusam. Penggunaan kata "menggerang" dapat dilihat dalam beberapa kalimat yang alami. Misalnya, "Setelah beberapa hari tidak menggosok gigi, saya merasa gigi saya mulai menggerang." Atau, "Karena tidak mau menggerang, saya selalu menggosok gigi setelah makan." Dalam kedua kalimat tersebut, kata "menggerang" digunakan untuk menggambarkan perubahan warna atau penampilan gigi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "menggerang" dapat memiliki relevansi dalam beberapa aspek. Misalnya, dalam beberapa budaya, gigi yang gelap dan kusam dianggap sebagai tanda kecantikan atau kekuatan. Oleh karena itu, beberapa orang mungkin memilih untuk tidak menggosok gigi secara teratur, sehingga gigi mereka tetap gelap dan menggerang. Namun, dalam konteks yang lebih modern, perawatan gigi yang baik dianggap sebagai kebiasaan yang penting untuk menjaga kesehatan dan kecantikan gigi. Dengan demikian, kata "menggerang" memiliki makna yang lebih luas dan kompleks daripada sekadar arti resmi. Dalam beberapa konteks, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan perubahan warna atau penampilan gigi, serta kebiasaan masyarakat tradisional yang mungkin berbeda dari kebiasaan modern.