Arti Kata "mengetuai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengetuai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengetuai

me.nge.tu.ai Verba (kata kerja) menjadi ketua; mengepalai; memimpin (rapat, perkumpulan, dan sebagainya) : Pak Lurah mengetuai rapat pembangunan desa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengetuai"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengetuai" dalam Kalimat

1.Pak Lurah mengetuai rapat pembangunan desa untuk mencapai target tahunan.
2.Ibu guru mengetuai tim panitia festival budaya sekolah dengan sangat profesional.
3.Dia mengetuai tim olahraga nasional dalam kompetisi internasional dan berhasil mendapatkan medali emas.
4.Pak Wali mengetuai kegiatan ibadah umum di masjid dan memohon ampun pada Tuhan Yang Maha Esa.
5.Dia mengetuai proyek sosial yang bertujuan membantu korban bencana alam dan berhasil mengumpulkan dana yang banyak.

📚 Artikel terkait kata "mengetuai"

Mengenal Kata 'mengetuai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mengetuai" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mengetuai" adalah sebuah kata kerja yang memiliki makna umum sebagai me.nge.tu.ai, atau dalam arti resmi, berarti menjadi ketua atau memimpin suatu perkumpulan, rapat, atau organisasi. Kata ini memiliki latar belakang yang kaya dalam konteks sejarah dan sosial di Indonesia, terutama dalam konteks politik dan organisasi masyarakat. Dalam sejarah Indonesia, kata "mengetuai" sering digunakan dalam konteks pergerakan nasional dan perjuangan kemerdekaan. Ketua-ketua pergerakan nasional seperti Dr. Ir. Soekarno dan Dr. Radjiman Wediodiningrat mengetuai pergerakan melawan penjajahan Belanda. Mereka memimpin para pendukung dan pejuang kemerdekaan dalam upaya membangun negara baru dan memperjuangkan kemerdekaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mengetuai" masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketua sekolah mengetuai rapat guru untuk membahas kurikulum baru, atau ketua komite desa mengetuai rapat warga untuk membahas program pembangunan desa. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "mengetuai" dalam kalimat yang alami: - "Pak Lurah mengetuai rapat pembangunan desa untuk membahas program-program yang akan dilaksanakan." - "Ibu Ketua sekolah mengetuai rapat guru untuk membahas kurikulum baru." - "Pak Ketua komite desa mengetuai rapat warga untuk membahas program pembangunan desa." Dalam budaya Indonesia modern, kata "mengetuai" masih memiliki makna yang kuat dalam konteks organisasi dan kepemimpinan. Dalam konteks ini, kata "mengetuai" tidak hanya berarti memimpin, tetapi juga berarti memimpin dengan hati yang ikhlas, penuh dengan komitmen, dan berdedikasi untuk masyarakat. Dengan demikian, kata "mengetuai" menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang untuk menjadi pemimpin yang baik dan berdedikasi.