Arti Kata "mempelasari" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mempelasari" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mempelasari

mem·pe·la·sa·ri n pulasari

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mempelasari"

📝 Contoh Penggunaan kata "mempelasari" dalam Kalimat

1.Pemerintah memelasari program pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan.
2.Guru mengajarkan kepada siswa cara memelasari kertas untuk membuat kerajinan.
3.Di desa, warga memelasari ladang untuk memastikan tanah subur sebelum menanam.
4.Pengusaha memelasari hubungan bisnis dengan mitra baru untuk meningkatkan keuntungan.
5.Kepala sekolah memelasari rencana pembangunan gedung baru untuk meningkatkan fasilitas belajar.

📚 Artikel terkait kata "mempelasari"

Mengenal Kata 'mempelasari' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mempelasari" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Umum

Kata "mempelasari" memiliki makna umum sebagai 'mem·pe·la·sa·ri n pulasari' atau membeli pulasari. Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata ini juga dapat diartikan sebagai membeli atau mendapatkan sesuatu yang berharga dan langka. Dalam sejarah, kata ini sering digunakan dalam konteks perdagangan dan jual beli, terutama dalam mengacu pada komoditas yang langka atau berharga.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "mempelasari" dalam kalimat yang alami: * Dia mempelasari buku langka untuk meningkatkan koleksi pribadinya. * Ibu saya mempelasari bunga langka untuk dijadikan hadiah ulang tahun paman saya. * Kami mengunjungi pasar tradisional untuk mempelasari komoditas unik dan langka.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mempelasari" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam era digital seperti saat ini, kita sering kali menemukan produk atau layanan yang unik dan langka. Oleh karena itu, kata ini dapat diartikan sebagai membeli atau mendapatkan sesuatu yang berharga dan langka. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata ini juga dapat dihubungkan dengan konsep "mencari hal yang tidak biasa dan langka" dalam kehidupan sehari-hari.