Arti Kata "membal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "membal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

membal

mem·bal Jk v melenting lalu kembali ke keadaan semula (spt bola ditekan); mengganjal; mengambul

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "membal"

📝 Contoh Penggunaan kata "membal" dalam Kalimat

1.Bola basket membentur keranjang lawan dan akhirnya kembali ke tangan pemainnya.
2.Pekerjaan membosankan ini membosankan dan membuatku ingin sekali beristirahat.
3.Gelombang laut membentur pantai dengan keras dan menimbulkan debu-abu.
4.Pemuda muda itu membentur tembok dan terjatuh ke tanah dengan lelah.
5.Setelah membuka buku, aku membaca isi halamannya dengan rasa penasaran yang besar.

📚 Artikel terkait kata "membal"

Mengenal Kata 'membal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Membal" - Mengenal Kembali Makna Lain

Kata "membal" adalah istilah yang cukup umum dalam bahasa Indonesia, namun seringkali kita melewatkan maknanya yang sebenarnya. Dalam arti resmi, **membal** berarti melenting lalu kembali ke keadaan semula, seperti bola ditekan. Konsep ini juga dapat diartikan sebagai mengganjal atau mengambul, yaitu melakukan sesuatu dengan gerakan yang tidak terlalu lincah. Dalam sejarah, kata **membal** telah digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam permainan tradisional Indonesia, seperti petak umpet, pemain harus melakukan **membal** untuk mencari lawan yang tersembunyi. Selain itu, dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengalami **membal** dalam berbagai situasi, seperti ketika kita harus kembali ke titik awal setelah melakukan kesalahan atau kegagalan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **membal** dalam kalimat yang alami: - Bola basket melakukan **membal** setelah dilemparkan oleh pemain. - Saya harus melakukan **membal** dalam soal tes, karena saya lupa jawaban. - Musim hujan membuat saya melakukan **membal** dalam perjalanan, karena jalan menjadi licin. Dalam kehidupan sehari-hari, kata **membal** memiliki relevansi yang signifikan. Dalam bisnis, contohnya, pemilik usaha harus melakukan **membal** dalam mengelola keuangan dan stok barang. Dalam kehidupan pribadi, kita juga harus melakukan **membal** dalam menghadapi kesalahan atau kegagalan, sehingga kita dapat belajar dari pengalaman dan menjadi lebih baik.