Arti Kata "mamai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mamai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mamai

ma·mai 1 a spt hilang ingatan (mabuk, tidak sadar, dsb) rupanya; kelam ingatan atau pikiran (krn terlampau tua, habis sakit payah, dsb); 2 v mimpi dan mengigau;
ber·ma·mai v berkata-kata dl tidur; mengigau: semalam ia - sehingga saya terbangun

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mamai"

📝 Contoh Penggunaan kata "mamai" dalam Kalimat

1.Ia sangat terganggu karena kelam ingatan yang dialaminya setelah lama sakit.
2.Dalam masyarakat, orang tua sering kali mengalami berbagai gejala, seperti berma·mai, karena usia yang sudah lanjut.
3.Di ruang kelas, guru membimbing siswa untuk mengenali berbagai gejala, termasuk berma·mai, pada orang dewasa.
4.Pada malam hari, dia terbangun karena suara keras dan mengalami berma·mai, sehingga tak tahu apa yang terjadi sebelumnya.
5.Setelah lama perjalanan, dia akhirnya tiba di rumah, tetapi masih dalam keadaan berma·mai dan tidak tahu apa yang terjadi.

📚 Artikel terkait kata "mamai"

Mengenal Kata 'mamai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mamai" dalam Bahasa Indonesia

Kata "mamai" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang kehilangan ingatan atau pikiran, baik karena terlalu tua, sakit payah, atau bahkan mabuk. Dalam konteks sejarah, kata ini memiliki hubungan dengan kehidupan tradisional masyarakat Indonesia, di mana orang tua seringkali menggunakan kata ini untuk menggambarkan keadaan seseorang yang sedang mengalami gangguan pikiran.

Penggunaan Kata "Mamai" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "mamai" dalam kalimat yang alami: * Setelah mabuk selama semalam, aku merasa seperti berada dalam keadaan "mamai" dan tidak bisa mengingat apa-apa. * Ibu saya terlalu tua dan seringkali mengalami gangguan pikiran, sehingga dia seringkali mengucapkan kata-kata yang tidak masuk akal, seperti dalam keadaan "mamai". * Setelah mengalami kecelakaan, aku membutuhkan waktu beberapa hari untuk pulih, dan dalam keadaan itu, aku merasa seperti berada dalam keadaan "mamai" dan tidak bisa mengingat apa-apa.

Relevansi Kata "Mamai" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "mamai" memiliki relevansi yang mendalam dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Di mana, banyak masyarakat Indonesia yang masih menggunakan kata ini untuk menggambarkan keadaan seseorang yang sedang mengalami gangguan pikiran. Selain itu, kata "mamai" juga digunakan dalam konteks keagamaan, di mana orang-orang menggunakan kata ini untuk menggambarkan keadaan seseorang yang sedang dalam keadaan "mabuk" atau tidak sadar. Dengan demikian, kata "mamai" memiliki arti yang lebih luas dan mendalam dalam bahasa Indonesia.