Arti Kata "malim" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "malim" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

malim

ma·lim n 1 orang alim; ulama; guru agama Islam; 2 pemimpin; penunjuk jalan; 3 pawang;
-- angin juru mudi; mualim; -- kapal malim angin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "malim"

📝 Contoh Penggunaan kata "malim" dalam Kalimat

1.malim kapal laut berpengalaman memimpin perjalanan wisata ke Bali.
2.Dalam masyarakat, malim angin dianggap sebagai penunjuk jalan yang tepercaya.
3.Saya sangat menghargai guru agama Islam yang saya temui di sekolah, beliau adalah seorang malim yang sangat bijak.
4.Sehari-hari, saya mengandalkan malim kapal untuk membawa saya ke tempat tujuan dengan aman.
5.Pada pesta adat, malim kepercayaan masyarakat dipanggil untuk memimpin upacara pernikahan dengan hikmat.

📚 Artikel terkait kata "malim"

Mengenal Kata 'malim' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "malim" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Makna Umum

Kata "malim" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, "malim" didefinisikan sebagai orang alim, ulama, guru agama Islam, pemimpin, penunjuk jalan, pawang, atau mualim kapal. Dalam konteks historis, kata "malim" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kedudukan spiritual atau intelektual yang tinggi. Mereka sering menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi masyarakat.

Penggunaan Kata "malim" dalam Kalimat

Kata "malim" sering digunakan dalam berbagai konteks dalam bahasa Indonesia. Contohnya, "Beliau adalah seorang malim yang terkenal di desa kami." Dalam kalimat ini, kata "malim" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kedudukan spiritual atau intelektual yang tinggi. Contoh lain, "Dia menjadi malim angin kapal dan membantu pengemudi navigasi." Dalam kalimat ini, kata "malim" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bertanggung jawab untuk menemukan jalan yang benar.

Relevansi Kata "malim" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "malim" masih memiliki relevansi yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Di beberapa daerah, kata "malim" masih digunakan sebagai gelar untuk menghormati seseorang yang memiliki kedudukan spiritual atau intelektual yang tinggi. Selain itu, kata "malim" juga digunakan dalam konteks yang lebih umum, seperti "malim angin" yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kemampuan untuk menemukan jalan yang benar. Dalam budaya Indonesia modern, kata "malim" masih dihargai dan dihormati sebagai simbol dari kebijaksanaan dan pengalaman hidup.