Arti Kata "madang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "madang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

madang

ma·dang a tidak patuh thd adat (Dayak-Matan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "madang"

📝 Contoh Penggunaan kata "madang" dalam Kalimat

1.Kampong tersebut dipimpin oleh seorang madang yang memiliki kebijakan yang adil.
2.Komunitas adat di Kalimantan masih mempunyai beberapa madang yang berbeda dalam penerapannya.
3.Sebagai seorang etnografer, saya menemukan bahwa madang dalam masyarakat Dayak memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.
4.Pada masa lalu, madang di Kalimantan sering kali memainkan peran sebagai penyelesaikan sengketa di antara warga setempat.
5.Dalam konteks budaya, madang di Madagaskar memiliki tradisi unik dalam menyambut tamu yang datang ke desa mereka.

📚 Artikel terkait kata "madang"

Mengenal Kata 'madang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Madang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "madang" adalah istilah yang sudah lama digunakan dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks budaya dan sejarah. Dalam arti resmi, madang berarti seseorang yang tidak patuh terhadap adat istiadat atau tradisi masyarakat Dayak-Matan. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak menghormati nilai-nilai sosial atau kebiasaan masyarakat. Dalam sejarah, istilah madang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak patuh terhadap hukum adat atau tradisi masyarakat. Istilah ini juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak menghormati peraturan atau kebiasaan masyarakat. Misalnya, "Dia dianggap madang karena tidak menghormati hukum adat yang berlaku di desanya." Atau, "Dia dianggap madang karena tidak mengikuti aturan yang berlaku di sekolahnya." Dalam kehidupan sehari-hari, istilah madang masih digunakan dalam beberapa konteks. Misalnya, seseorang yang tidak menghormati peraturan lalu lintas dapat dianggap madang. Atau, seseorang yang tidak mengikuti aturan yang berlaku di tempat kerja dapat dianggap madang. Dalam beberapa kasus, istilah madang juga digunakan secara figuratif untuk menggambarkan seseorang yang tidak menghormati nilai-nilai sosial atau kebiasaan masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, istilah madang masih memiliki makna yang relevan. Seseorang yang tidak menghormati peraturan atau kebiasaan masyarakat dapat dianggap madang. Namun, dalam beberapa kasus, istilah madang juga digunakan secara positif untuk menggambarkan seseorang yang tidak takut untuk mengambil keputusan yang tidak biasa. Oleh karena itu, penting untuk memahami konteks dan makna yang terkait dengan istilah madang agar dapat digunakan dengan tepat dan bijak.