Arti Kata "lompong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lompong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lompong

1lom·pong a 1 kosong; hampa; 2 ki bodoh;
me·lom·pong 1 v menjadi kosong; 2 a dl keadaan kosong; 3 v terbuka (tt pintu, mulut)

2lom·pong n, -- sagu kue dibuat dr sagu dan pisang masak yg dibungkus dng daun rumbia, kemudian dipanggang

3lom·pong Jw n talas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lompong"

📝 Contoh Penggunaan kata "lompong" dalam Kalimat

1.Setelah perang, negara menjadi lompong tanpa kekuatan ekonomi.
2.Pintu rumahnya terbuka, membuatnya merasa lompong dan kehilangan privasi.
3.Pada awalnya, saya merasa lompong karena tidak sengaja membuang uang di tempat-tempat umum.
4.Di sekolah, teman saya sering digambarkan orang bodoh atau lompong oleh teman-temannya.
5.Setelah diisi ulang, ruang kosong di sekolah menjadi bukan lagi lompong dan siap digunakan.

📚 Artikel terkait kata "lompong"

Mengenal Kata 'lompong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lompong" - Makna dan Konteksnya

Kata "lompong" memiliki makna yang kompleks dan sering digunakan dalam berbagai konteks. Secara etimologis, kata ini berasal dari bahasa Jawa dan memiliki beberapa makna, yaitu kosong, hampa, bodoh, dan terbuka. Dalam sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan yang tidak memiliki isinya atau tidak memiliki arti. Sejarah dan Konteks Kata "Lompong" Kata "lompong" telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak masa lalu dan memiliki konteks yang luas. Dalam bahasa Jawa, kata ini digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan yang tidak memiliki isinya, seperti sebuah wadah yang tidak berisi. Dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki pengetahuan atau keahlian. Contoh Penggunaan Kata "Lompong" Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "lompong" dalam kalimat yang alami: * "Wadah itu kosong, tidak ada isinya." (disini, kata "lompong" digunakan untuk menggambarkan keadaan wadah yang tidak memiliki isinya) * "Dia terlalu bodoh untuk memahami konsep matematika." (disini, kata "lompong" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki pengetahuan atau keahlian) * "Pintu itu terbuka, tidak terkunci." (disini, kata "lompong" digunakan untuk menggambarkan keadaan pintu yang terbuka) Kata "Lompong" dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "lompong" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam bahasa sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan yang tidak memiliki isinya atau tidak memiliki arti. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki pengetahuan atau keahlian, atau seseorang yang terlalu bodoh untuk memahami konsep yang kompleks.