Arti Kata "likuidasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "likuidasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

likuidasi

li·ku·i·da·si n Man pembubaran perusahaan sbg badan hukum yg meliputi pembayaran kewajiban kpd para kreditor dan pembagian harta yg tersisa kpd para pemegang saham (persero);
me·li·ku·i·da·si v membubarkan perusahaan sbg badan hukum;
me·li·ku·i·da·si·kan v melikuidasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "likuidasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "likuidasi" dalam Kalimat

1.Pengadilan telah menetapkan likuidasi perusahaan yang gagal membayar utangnya.
2.Proses likuidasi perusahaan ini akan memakan waktu beberapa bulan.
3.Pemilik perusahaan telah memutuskan untuk melikuidasi bisnisnya karena kegagalan keuangan.
4.Proses likuidasi perusahaan melibatkan pembayaran utang kepada para kreditor dan pemegang saham.
5.Mereka harus melikuidasi aset perusahaan sebelum memutuskan untuk menghentikan operasionalnya.

📚 Artikel terkait kata "likuidasi"

Mengenal Kata 'likuidasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Likuidasi" - Proses Pembubaran Perusahaan

Likuidasi adalah proses pembubaran perusahaan sebagai badan hukum yang melibatkan pembayaran kewajiban kepada para kreditor dan pembagian harta yang tersisa kepada para pemegang saham. Dalam sejarah ekonomi Indonesia, likuidasi sering dihubungkan dengan krisis keuangan dan kesulitan perusahaan dalam melunasi hutang. Pada akhir 1990-an, likuidasi menjadi isu besar dalam industri perbankan Indonesia, dengan banyak bank dan lembaga keuangan lainnya mengalami likuidasi sebagai konsekuensi dari krisis keuangan Asia. Dalam prakteknya, likuidasi dapat dilakukan melalui beberapa cara, seperti melelang aset perusahaan, menjual aset ke pihak ketiga, atau melakukan transaksi lainnya untuk membayar utang perusahaan. Dalam beberapa kasus, likuidasi juga dapat dilakukan untuk menghindari penyelesaian permasalahan perusahaan melalui proses hukum yang panjang dan mahal. Berikut beberapa contoh penggunaan kata likuidasi dalam kalimat yang alami: * Perusahaan A mengalami kesulitan keuangan dan akhirnya mengalami likuidasi pada tahun 2020. * Likuidasi perusahaan B diumumkan oleh pihak manajemen pada bulan September 2022. * Pada saat krisis keuangan, banyak perusahaan yang mengalami likuidasi dan kehilangan kepercayaan masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, likuidasi sering dihubungkan dengan proses pembubaran perusahaan yang tidak sukses atau mengalami kesulitan keuangan. Namun, dalam beberapa kasus, likuidasi juga dapat menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk memulai kembali dari awal dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, likuidasi sering dianggap sebagai proses yang tidak diinginkan, tetapi juga sebagai keputusan yang perlu diambil untuk menghindari kerugian lebih besar.