Arti Kata "lenggana" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lenggana" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lenggana

leng·ga·na ark a segan; enggan; tidak sudi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lenggana"

📝 Contoh Penggunaan kata "lenggana" dalam Kalimat

1.Saya tidak mau berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan melawan kehendak saya, karena saya lenggana.
2.Banyak siswa mengeluh bahwa mereka diberi tugas yang sangat berat dan mereka lenggana melakukan itu semua.
3.Dia memutuskan untuk tidak mengikuti acara itu karena dia lenggana hadir di sana.
4.Dia tidak mau membantu temannya karena dia lenggana melakukannya.
5.Pada saat itu, saya lenggana pergi ke tempat itu karena saya tidak ingin terlibat dalam hal tersebut.

📚 Artikel terkait kata "lenggana"

Mengenal Kata 'lenggana' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lenggana" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "lenggana" memiliki makna yang sangat luas dalam Bahasa Indonesia, yang dapat diartikan sebagai tidak sudi, enggan, atau segan. Dalam konteks sejarah dan budaya, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku atau sikap seseorang yang tidak mau melakukan sesuatu karena rasa takut, khawatir, atau malu. Dalam masyarakat modern, kata "lenggana" masih digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam tulisan. Contoh penggunaan kata "lenggana" dalam kalimat yang alami adalah seperti ini: "Dia tidak mau pergi ke pesta karena dia sangat lenggana menghadapi banyak orang." Atau, "Saya lenggana meminta uang pinjaman ke orang lain karena saya tidak ingin terlihat mengandalkan orang lain." Dalam kedua contoh tersebut, kata "lenggana" digunakan untuk menggambarkan sikap negatif yang dihadapi oleh subjek kalimat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "lenggana" masih sangat relevan. Seringkali kita menemukan diri kita sendiri lenggana melakukan sesuatu karena rasa takut atau khawatir. Namun, penting bagi kita untuk mengenali dan mengatasi rasa lenggana ini agar kita dapat lebih percaya diri dan sukses dalam hidup. Dalam budaya Indonesia, kata "lenggana" juga sering digunakan dalam konteks seni dan sastra, seperti dalam puisi atau cerita rakyat yang menggambarkan karakter yang lenggana atau berani.