Arti Kata "lawang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lawang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lawang

1la·wang n pintu (gerbang);
-- pintasan pintu masuk keraton yg memintas; -- seketeng pintu gerbang;
pe·la·wang n penjaga pintu gerbang;
pe·la·wang·an n lapangan di muka pintu gerbang; alun-alun: para pembesar dan tentara kerajaan berkumpul di ~

2la·wang n pohon, Cinnamomum

3la·wang n ikan darat, Pangasius micronemus

4la·wang n kulit buah pala (yg sudah dikeringkan) yg digunakan sbg rempah-rempah

5la·wang lihat tapak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lawang"

📝 Contoh Penggunaan kata "lawang" dalam Kalimat

1.Pintu masuk kerajaan itu terletak di lawang utama yang terlihat sangat megah.
2.Kami harus melewati lawang yang sempit untuk mencapai pasar tradisional.
3.Dalam cerita rakyat, lawang adalah tempat berkumpulnya para pembesar dan tentara kerajaan.
4.Saya tidak tahu apa nama ilmiah dari pohon lawang yang tumbuh di halaman rumah ini.
5.Para pekerja di pabrik rempah-rempah menggunakan kulit buah pala kering yang disebut lawang sebagai bahan utama.

📚 Artikel terkait kata "lawang"

Mengenal Kata 'lawang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lawang" - Sejarah dan Kebudayaan

Kata **lawang** dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat luas dan kompleks. Secara resmi, **lawang** dapat diartikan sebagai pintu (gerbang), pintasan pintu masuk keraton yang memintas, atau seketeng pintu gerbang. Selain itu, **lawang** juga dapat merujuk pada penjaga pintu gerbang, lapangan di muka pintu gerbang, atau bahkan alun-alun tempat para pembesar dan tentara kerajaan berkumpul. Dalam konteks sejarah dan sosial, **lawang** memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Misalnya, **lawang** sebagai pintu masuk kerajaan seringkali menjadi simbol kekuasaan dan kebesaran raja. Sementara itu, **lawang** sebagai penjaga pintu gerbang memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan dan keamanan wilayah. Contoh penggunaan kata **lawang** dalam kalimat yang alami adalah: "Pada hari raya, raja keluar dari **lawang** kerajaan untuk menyambut tamu-tamu penting." Atau, "Penjaga **lawang** gerbang harus berhati-hati saat menjaga keselamatan wilayah." Dalam kehidupan sehari-hari, kata **lawang** masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam budaya Jawa, **lawang** seringkali digunakan sebagai tempat berkumpul dan berdiskusi. Dalam konteks modern, kata **lawang** juga digunakan dalam istilah-istilah seperti "lawang gembira" yang berarti tempat yang menyenangkan dan damai. Dalam beberapa budaya, **lawang** juga memiliki makna spiritual dan filosofis. Misalnya, dalam agama Hindu, **lawang** dapat diartikan sebagai pintu menuju kebenaran dan kesadaran. Dalam konteks ini, **lawang** menjadi simbol kebebasan dan kebijaksanaan. Dalam kesimpulan, kata **lawang** memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dari sejarah hingga kebudayaan, kata **lawang** selalu memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.