Arti Kata "lampik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lampik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lampik

lam·pik n tikar kecil yg digunakan pd upacara perkawinan (di Lampung)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lampik"

📝 Contoh Penggunaan kata "lampik" dalam Kalimat

1.Dalam upacara pernikahan tradisional Lampung, tikar kecil itu disebut lampik.
2.Pada acara pengantin, lampik dijadikan tempat duduk para tamu undangan.
3.Dalam penelitian etnografi, para peneliti menemukan bahwa lampik memiliki makna filosofis yang dalam.
4.Di rumah nenek, lampik digunakan sebagai tempat bermain anak-anak saat hari libur.
5.Pengrajin masyarakat setempat memproduksi lampik dengan tangan secara manual.

📚 Artikel terkait kata "lampik"

Mengenal Kata 'lampik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lampik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "lampik" seringkali tidak banyak dikenal oleh masyarakat luas, terutama di luar Provinsi Lampung. Namun, bagi masyarakat setempat, kata ini memiliki makna yang khusus dan mendalam. Secara resmi, kata "lampik" didefinisikan sebagai tikar kecil yang digunakan pada upacara perkawinan di Lampung. Namun, makna ini jauh lebih luas dan terkait dengan tradisi dan budaya masyarakat Lampung. Lampik bukan hanya sekedar tikar kecil, tetapi juga simbol kebersamaan dan persatuan dalam masyarakat. Pada upacara perkawinan, lampik digunakan sebagai alas untuk duduk bersama, menunjukkan bahwa kedua keluarga yang menikah telah bersatu dan siap untuk membangun keluarga yang baru. Dalam konteks ini, lampik menjadi simbol kekuatan dan kebersamaan dalam masyarakat. Contoh penggunaan kata "lampik" dalam kalimat yang alami adalah: "Pada upacara perkawinan kami, kami menggunakan tikar lampik sebagai alas untuk duduk bersama keluarga." atau "Tradisi lampik masih sangat populer di Lampung hingga saat ini." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "lampik" masih relevan dan menjadi bagian dari identitas budaya Lampung. Masyarakat Lampung masih sangat menghargai tradisi dan kebiasaan menggunakan lampik pada upacara perkawinan. Hal ini menunjukkan bahwa budaya dan tradisi masyarakat Lampung masih sangat kukuh dan mendalam.