Arti Kata "labuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "labuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

labuh

1la·buh a dl keadaan turun atau tergelantung ke bawah spt kelambu, tali, jangkar, tirai, atau layar panggung;
-- api hukuman mati dng cara membakar si terhukum; -- batu hukuman mati dng cara menceburkan si terhukum ke laut, dng terlebih dahulu memberati badannya dng batu;
ber·la·buh v 1 tergelantung ke bawah; turun (tt kelambu, tirai, layar panggung, dsb): tirai ~; layar panggung ~; 2 berhenti; menurunkan sauh (tt kapal, perahu): kapal-kapal besar pun dapat ~ di Pelabuhan Cirebon; 3 berteduh, berdiam, dan menghentikan segala kegiatan: rumah adalah tempat ~ dr berbagai kegiatan;
me·la·buh v 1 menurunkan (tt sauh): ~ sauh; 2 Mk beranak (tt kerbau, sapi);
me·la·buh·kan v 1 menurunkan (kelambu, tirai, layar panggung, dsb): ~ tirai; 2 memberhentikan (perahu, kapal, dsb di pelabuhan dsb); 3 membuang atau mencampakkan ke air (laut dsb); 4 menyalurkan: ia ~ tenaga kreatifnya setelah memasuki masa pensiun; 5 menjerumuskan: ia ~ tubuh tuanya ke dl pekerjaan yg berat;
~ hukum menjatuhkan hukuman; ~ orang mencampakkan orang ke laut; ~ pancing membuang pancing ke air;
pe·la·buh·an n tempat berlabuh;
~ alam pelabuhan yg menurut keadaannya sudah baik untuk tempat berlabuh; ~ bebas pelabuhan yg tidak memungut cukai barang masuk dan keluar; ~ darat kota (yg bukan bandar udara atau laut) tempat mengumpulkan barang ekspor dng fasilitas tempat pengurusan (penyelesaian) administrasi pengiriman (sebagaimana layaknya di pelabuhan biasa); ~ masuk pelabuhan yg biasa disinggahi oleh kapal pengangkut yg akan menurunkan barang; ~ pantai pelabuhan yg khusus digunakan untuk kapal berlabuh dl negeri yg mengadakan pelayaran antarpulau; ~ samudra pelabuhan yg dapat dirapati kapal besar, tempat bongkar muat barang untuk ekspor dan impor, dan dilengkapi dng gudang dsb; ~ transit pelabuhan tempat barang perdagangan dikumpulkan dr daerah sekelilingnya untuk kemudian diekspor bersama-sama; ~ udara tempat di daratan yg dipersiapkan untuk penempatan, pendaratan, dan pemberangkatan pesawat terbang beserta penumpangnya

2la·buh ark n penggolong benda bagi tirai: tirai se --

3la·buh Jw n, la·buh·an n upacara tradisional keraton yg dilaksanakan di tepi laut di sebelah selatan Yogyakarta, diadakan pd tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengku Buwono menurut perhitungan tahun Saka

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "labuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "labuh" dalam Kalimat

1.Berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "labuh":
2.Pelabuhan Cirebon telah menjadi tempat labuh yang strategis bagi kapal-kapal besar.
3.Kapal pun dapat labuh di Pelabuhan Cirebon setiap hari.
4.Di pantai labuh, kapal-kapal kecil berlabuh dengan aman.
5.Rumah adalah tempat labuh dari berbagai kegiatan sehari-hari.

📚 Artikel terkait kata "labuh"

Mengenal Kata 'labuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Labuh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "labuh" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini terkait erat dengan kegiatan nelayan dan perahu yang mencari tempat untuk berlabuh di pantai atau pelabuhan. Namun, dalam konteks modern, kata "labuh" memiliki makna yang lebih umum dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Pada dasarnya, kata "labuh" berarti menurunkan atau menghentikan sesuatu, seperti sauh kapal, tirai, atau layar panggung. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan proses berhenti atau menghentikan kegiatan. Contohnya, "kapal-kapal besar pun dapat labuh di Pelabuhan Cirebon". Dalam kalimat ini, kata "labuh" digunakan untuk menggambarkan proses berhenti atau menghentikan kegiatan kapal. Selain itu, kata "labuh" juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti "rumah adalah tempat labuh dari berbagai kegiatan". Dalam kalimat ini, kata "labuh" digunakan untuk menggambarkan proses berhenti atau menghentikan kegiatan, tetapi dalam konteks yang lebih luas. Dalam budaya Indonesia modern, kata "labuh" memiliki relevansi yang sangat penting. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali mencari tempat untuk berlabuh, baik itu di pantai atau pelabuhan, atau dalam konteks yang lebih luas. Dalam hal ini, kata "labuh" dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk mencari tempat yang nyaman dan aman. Dalam kesimpulan, kata "labuh" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini terkait erat dengan kegiatan nelayan dan perahu, tetapi dalam konteks modern, kata ini memiliki makna yang lebih umum dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam budaya Indonesia modern, kata "labuh" memiliki relevansi yang sangat penting dan dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk mencari tempat yang nyaman dan aman.