Arti Kata "kroto" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kroto" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kroto

kro·to Jw n 1 telur semut rangrang: -- biasa diambil orang untuk makanan burung; 2 nama pentil buah melinjo

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kroto"

📝 Contoh Penggunaan kata "kroto" dalam Kalimat

1.Siswa membeli kroto sebagai makanan tambahan untuk burung hantu di rumahnya.
2.Di hutan, seekor semut rangrang mengumpulkan kroto sebelum musim hujan tiba.
3.Ibu memasak kroto untuk menu sarapan anak-anaknya yang masih kecil.
4.Ternak melinjo di ladang memiliki pentil buah yang bernama kroto.
5.Di pasar tradisional, penjual menawarkan kroto sebagai camilan segar untuk konsumen.

📚 Artikel terkait kata "kroto"

Mengenal Kata 'kroto' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kroto" - Inspirasi dan Motivasi

Kroto, sebuah kata yang seringkali dikaitkan dengan makanan lezat dan khas Sunda. Dalam bahasa Jawa, kata ini memiliki makna yang lebih luas, yaitu telur semut rangrang. Orang Sunda biasanya mengambil kroto untuk dijadikan makanan burung, tetapi sebenarnya ada beberapa kegunaan lain dari kata ini.

Sejarah dan Konteks Sosial Kroto

Kroto telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda selama berabad-abad. Mereka tidak hanya mengambil kroto untuk dijadikan makanan burung, tetapi juga sebagai sumber nutrisi tambahan. Dalam beberapa tahun terakhir, kata kroto juga digunakan sebagai nama pentil buah melinjo. Hal ini menunjukkan bahwa kata ini memiliki makna yang lebih luas dan dapat diadaptasi dalam berbagai konteks.

Penggunaan Kroto dalam Kalimat

Kroto seringkali digunakan dalam kalimat yang alami dan sehari-hari. Contohnya: "Saya pergi ke pasar untuk membeli kroto untuk dijadikan makanan burung." Atau, "Kroto adalah salah satu sumber protein yang baik bagi burung." Dalam beberapa kalimat, kata kroto juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti: "Makanan burung yang terbuat dari kroto sangat lezat dan bergizi."

Relevansi Kroto dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kroto memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi masyarakat Sunda. Mereka tidak hanya mengambil kroto sebagai makanan burung, tetapi juga sebagai sumber nutrisi tambahan. Selain itu, kata kroto juga digunakan sebagai nama pentil buah melinjo, menunjukkan bahwa kata ini memiliki makna yang lebih luas dan dapat diadaptasi dalam berbagai konteks. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata kroto memiliki pengaruh yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari.