Arti Kata "krio" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "krio" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

krio

krio n kepala desa (di Palembang)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "krio"

📝 Contoh Penggunaan kata "krio" dalam Kalimat

1.Kepala desa tersebut dipilih dari krio untuk memimpin komunitas tersebut.
2.Dalam budaya lokal, krio memiliki peran penting dalam kehidupan sosial.
3.Sebagai krio, beliau memiliki tanggung jawab untuk memantau keamanan desa.
4.Di Palembang, krio sering dihadapkan dengan tantangan dalam mengelola sumber daya desa.
5.Dalam pengadilan, krio digunakan untuk mengacu pada kepala desa yang memiliki kewenangan tertentu.

📚 Artikel terkait kata "krio"

Mengenal Kata 'krio' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "krio" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "krio" memiliki makna yang spesifik dalam konteks budaya dan sosial di Palembang. Secara resmi, krio didefinisikan sebagai kepala desa di daerah tersebut. Sejarahnya, krio memiliki peran penting dalam mengatur kehidupan masyarakat di Palembang, terutama dalam hal pengadilan dan pemerintahan. Namun, makna krio tidak hanya terbatas pada konteks sejarah dan sosial. Dalam kehidupan sehari-hari, krio masih memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam kalimat berikut: "Krio setempat memutuskan untuk mengadakan upacara adat untuk memperingati hari raya." Dalam kalimat ini, krio digunakan sebagai kata benda yang merujuk pada kepala desa yang memiliki kekuasaan untuk mengatur kegiatan masyarakat. Krio juga dapat digunakan dalam kalimat lainnya, seperti: "Krio meminta bantuan kepada masyarakat untuk mengumpulkan dana bagi korban bencana." Dalam kalimat ini, krio digunakan sebagai kata benda yang merujuk pada kepala desa yang memiliki tanggung jawab untuk mengambil keputusan dan mengatur kegiatan masyarakat. Dengan demikian, krio masih memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.